Bung Adi & Bung Doyo,
 
Cukup panas & menarik 'diskusi' ttg Garuda kita.  Tapi kalau boleh usul, kita 
sebaiknya menyampaikan poin-poin yg mendukung argumentasi masing2.  Karena ini 
kan forum diskusi.  Jadi tidak perlu mengetahui/mengutuk kepentingan para 
pihak, karena sulit kita memastikannya.
 
Diharapkan kita terhindar dari perasaan sakit hati secara pribadi.  Biarlah ini 
menjadi forum diskusi bebas.  Salah atau benar mungkin tidak bisa kita temukan 
di sini.  Meminjam istilah Sdr. Stephanus Mulyadi, ini menjadi "pencerahan" 
buat kita bersama.  Bukan begitu kah?
 
Salam / Tedy

 


To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: 
[EMAIL PROTECTED]: Wed, 18 Apr 2007 21:08:00 -0700Subject: 
[Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: (Black Campaign?) Re: Kerugian Dua tahun,.., Direksi 
PT Garuda Indonesia naik Gaji




Dear Bung Adijoyo Adidoyo,Saya tidak tau siapa yang anda katakan 
kami(baca:Kelompok anda)itu, kami yang anda maksud itu atas nama siapa? untuk 
kepentingan siapa?.Saya tidak mengerti mengenai maksud anda bahwa saya 
melakukan black campaign, anda dapat mencheck data2 yang saya berikan...adakah 
yang palsu dan membusukan publik?, Perlu saya sampaikan sekali lagi bahwa saya 
mengutip dari RSM AAJ Associates untuk menanggapi Iklan Manajeme PT Garuda 
Indonesia di harian Kompas tanggal 16 April 2007 halaman 21. dengan kepala 
tulisan: "terima kasih atas dukungan anda"Saya tidak mengerti kemarahan anda 
disini, padahal media2 cetak dan televisi, sudah cukup informasi dan tayangan 
bahwa penyimpangan yang ada di PT Garuda Indonesia sudah dilaporkan ke KPK dan 
telah dilaporkan BPK. Dua Institusi resmi Pemerintah tersebut ternyata 
menemukan hal yang sama.Saya tidak mengerti kenapa anda dan kelompok anda tidak 
mau melihat dan mendalami "keunikan" pemakaian Penyertaan Modal Pemerintah yang 
turun pada bulan Maret 2007. Saya tidak tahu agenda2 khusus anda, Kelihatannya 
anda dan kelompok anda "hanya" tertarik pada point STRATEGIC PARTNER..ada apa 
ini?Tanpa banyak basa basi busuk, Untuk jelasnya anda bisa berkunjung ke Kantor 
Serikat pekerja di Medan Merdeka Selatan no 13 Lt 6, bertemu dengan Wakil2 dari 
Serikat Bersama, anda dan Kelompok anda bisa check kebenaran pernyataan SEKBER 
dan juga tulisan Saya dan juga alasan Keberatan Serikat kami atas Strategic 
Partner.Undangan itu berlaku untuk anda dan semua orang yang mengatasnamakan 
kelompok anda...itupun kalo anda punya nyali untuk mencari kebenaran dan juga 
memang benar anda dan kelompok anda tidak mempunyai kepentingan serta ikut 
terlibat dalam pembusukan di PT Garuda Indonesia. (Tapi saya yakin, anda dan 
kelompok anda tidak punya nyali untuk itu dan hanya berani di ditataran 
tulis-menulis saja)Setelah dan sesudah kekantor Serikat kami, anda dan kelompok 
anda bisa datang ke kantor manajemen untuk melakukan balance informasi, tidak 
rumit kan? itupun kalo memang anda dan kelompok anda mempunyai niat semata 
untuk kebaikan. Terus terang saya dan rekan2 paling sebel sama orang2 yang 
senang membodoh-bodohi publik utk kepentingan pribadi atau kelompoknya.(maaf 
numpang mengutip, karena banyak sekali maling teriak maling) Tulisan anda atas 
nama kelompok anda:"Termasuk siapapun dibelakang Anda, yang membiayai Anda. 
(Karena biasanya setiap masalah atau rusuh di Republik ini selalu ada yang 
mencukonginya, alias sponsor gitu loh, wajar karena tanpa budget mana bisa 
jalan)"Buat saya ini adalah Tuduhan yang sangat meng-asyikan dan 
Menyenangkan..(Sungguh Kasihan sekali anda dan kelompok anda, hanya bisa 
menuduh dan menulis dengan cara2 seperti ini)Demikian dan hormat saya pada anda 
dan kelompok saya.Eka Wirajhana----- Original Message ----From: Adijoyo Adidoyo 
<[EMAIL PROTECTED]>To: [EMAIL PROTECTED]: Wednesday, April 18, 2007 8:42:40 
PMSubject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] (Black Campaign?) Re: Kerugian Dua tahun,.., 
Direksi PT Garuda Indonesia naik GajiBung Eka Wirajhana (atau siapapun 
Anda)Terima kasih atas infonya yang panjang lebar, nampaknya informasi keuangan 
internal.Tanpa bermaksud mencampuri urusan internal Anda, saya jadi tertarik 
mencoba pelajari data2 Anda. Tertarik dengan modus operandi yg kini marak di 
BUMN-BUMN.Dari data2 Anda, terutama yg terakhir, saya dan rekan2 hanya bertanya 
SO WHAT? Maaf data2 Anda sama sekali tidak significant Bung, dan tidak singkron 
gitu loh dgn statement Anda dibawah ini.... "Kami menolak rencana Penyelamatan 
PT Garuda Indonesia dengan caraSTRATEGIC PARTNER yang dilakukan pada saat 
kondisi Garuda sedangterpuruk dan pada saat Value dari Garuda sangat 
rendah"Masalah Garuda sudah menjadi masalah publik Bung Eka, saya rasa semua 
orang yang sedikit mengetahui ilmu keuangan sangat paham apa sebenarnya CORE 
PROBLEM Garuda dari tahun ke tahun, dari dulu sampai sekarang. Apalagi 
lembaga-lembaga seperti KPK, BPK, Kejaksaan, Depkeu, Meneg BUMN, Securities 
Houses dll. Masalah ini sangat terbuka secara obyektif Bung.Nah dengan Logic of 
Aviation Industry yg seperti saat ini, sulit buat saya dan rekan2 melihat 
agenda Bung yang menolak Strategic Partner. Apa Bung yang sebagai orang dalam 
Garuda dan punya akses kebagian keuangan dan audit internal Garuda tidak bisa 
melihat hal ini Bung?Maaf Bung, sebagai sesama karyawan saya dan rekan2 hanya 
memberi input saja. Bahwa cara Bung dengan membuat BLACK CAMPAIGN ini sangat 
tdk elegance gitu loh, merusak kredibilitas Bung sendiri gito loh.Dan sekilas 
sangat terasa bahwa Bung punya agenda2 khusus terhadap Garuda, semacam 
pembusukan dari dalam gitu loh. Ini bisa dikategorikan SABOTAGE, lho 
Bung.Masyarakat kini semakin pandai lho Bung, tidak begitu saja menerima 
berbagai BLACK CAMPAIGN, kami menganalisa dan melakukan diagnosa terhadap 
setiap informasi yang kami terima.Jadi Bung Eka, kalau Anda yakin bahwa 
perjuangan Anda benar, silakan teruskan & yakinkan publik (yg tdk bodoh ini) 
dengan Campaign Anda. Dan kami akan dukung perjuangan Bung.Tapi kalau 
sebaliknya hanya sekedar UUD alias Ujung Ujungnya Duit, wah bisa jadi bumerang 
Bung. Termasuk siapapun dibelakang Anda, yang membiayai Anda. (Karena biasanya 
setiap masalah atau rusuh di Republik ini selalu ada yang mencukonginya, alias 
sponsor gitu loh, wajar karena tanpa budget mana bisa jalan). Kamipun akan 
melakukan tindakan koreksi.Jangan kuatir Bung di Republik ini masih banyak 
silent majority, yg masih punya hati nurani, bekerja tanpa pamrih.Terus terang 
saya dan rekan2 paling sebel sama orang2 yang senang membodoh-bodohi publik utk 
kepentingan pribadi atau kelompoknya.salamDoyo--- In Forum-Pembaca- [EMAIL 
PROTECTED] ps.com, wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote:>> Dear Para 
pembayar pajak,> Ini adalah kutipan laporan versi RSM AAJ Associates (yang 
mengaudit PT Garuda Indonesia untuk tahun 2005 dan 2006):> Kenaikan total 
aktiva tahun 2006 antara lain disebabkan oleh kenaikan aktiva lancar akibat 
pengakuan PMP yang masih harus diterima sesuai PP 46/2006 sebesar Rp 500 M> 
Kenaikan total kewajiban tahun 2006 disebabkan> kenaikan hutang usaha sebesar 
33%,> penurunan pendapatan diterima dimuka sebesar 25%,> penurunan hutang pajak 
sebesar 30%,> kenaikan kewajiban imbalan kerja sebsar 14%> Kenaikan Equitas 
sebesar 65% karena pengakuan dana setoran modal yang berasal dari PMP sebesar 
Rp 500 juta dan RUGI bersih tahun berjalan> Penuruan pendapatan usaha tahun 
2006 disebabkan> Penurunan ASK terkait pengurangan armada tahun 2006 46 
Pesawat, tahun 2005 57 Pesawat),> Penurunan pendapatan penerbangan haji sebesar 
10%> Penuruan beban usaha terutama karena :> Penurunan beban pemeliharaan dan 
perbaikan sebesar 21%,> Penurunan beban tiket, penjualan dan promosi 14%,> 
Kenaikan beban usaha lainnya sebesar 25% terkait dengan kenaikan beban imbalan 
kerja> Kenaikan penghasilan lain2 terutama karena> Keuntungan selisih kurs Rp 
121 M> Adanya keuntungan dari penjualan spareparts sebesar Rp 154 M> Penambahan 
Modal Negara ke dalam modal saham perusahaan:> PP no 46/2006 tanggal 28 
desember 2006 sebesar Rp 500 M> Uang tersebut di terima pada tanggal 26 maret 
2007,> per 31 Desember 2006, penambahan modal tersebut diakui sebagai dana 
setoran modal pada ekuitas dan PMP yang amsih harus diterima pada aktiva> Untuk 
pelaporan tahun 2006, investasi dicatat dengan metode ekuitas dan tidak 
dikonsolidasimening kat pengendalian bersifat sementara.> Struktur Hutang 
terhadap Modal pada 31 Desember 2006 adalah 10:1> Perusahaan mengalami arus kas 
negatif dari aktivitas operasi selama tahun 2006 dan 2005> Black Campaign?> 
Bisa anda nilai sendiri..> > Yang saya tahu adalah Penyertaan Modal 
Pemerintah(PMP) sebesar Rp 1 triliun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya 
yaitu menyehatkan PT Garuda Indonesia..> Faktanya adalah sejak January Gaji 
DirUt PT Garuda Indonesia naik 25%,> dan Gaji Direksi Garuda Lainnya naik 34%.> 
> MENEG BUMN adalah orang yang mengangkat Direksi PT Garuda Indonesia, SBY dan 
JK menjadi Presiden dan Wapres karena dipilih rakyat.> Rakyat berhak tahu 
bagaimana negara dan perusahaan milik negara dikelola,> > ..terutama bagaimana 
utilisasi pajak yang rakyat bayarkan. Rakyat sudah capek bung!> > > 
Terima kasih,> > > 

eka wirajhana.

Kirim email ke