Kata temen yg juga PNS, PNS itu terlalu banyak sekaligus terlalu sedikit. Yg
terlalu banyak itu PNS yg males kerja, yg mau kerja terlalu sedikit.

Ngomongin gaji, mentalitas PNS nggak beda dari DPRD jakarta, beberapa hari
lalu anggota DPRD jakarta dari PDIP minta gaji mereka dinaikkan menjadi 80
juta/bulan, padahal sekarang gaji mereka sudah 40jt bulan yg menurut saya
segitu saja sudah kebanyakan melihat hasil kerja mereka yg nyaris tak
terdengar.
Alasannya lebih lucu lagi, karena APBD sekaranag sudah 21 triliun jadi wajar
kalo anggota DPRD digaji 80 juta/bulan. Lha memangnya APBD itu duit kakek
moyangnya apa??


by: "fauziah swasono" [EMAIL PROTECTED]
  Wed Apr 18, 2007 9:01 pm (PST) 4.
PNS kita terlalu banyak dan alokasinya kacau. Ada teman2 saya yang
kerja keras, gajinya sama saja dg tetangga mejanya yang nongol jam 11
pulang jam 3. Ada yang salah dg job desc? Apakah dg gaji naik si
atasan akan bisa bersikap tegas dan keras thd bawahan? Lha sudah jadi
rahasia umum kalau PNS itu "ga bisa" dipecat :) Selama ini saya dengar
kalau atasannya gak suka sama bawahan, hukumannya adalah "tidak diajak
ikut tim/proyek".. just that.

5. Saya ingat berkunjung ke salah satu departemen baru2 ini. Yang mau
saya temui pak Direktur yang mendadak dipanggil rapat sama Dirjen. Ya
sudah, saya tunggu saja. Di ruang sekretaris dan TU (?) itu ada
sekitar 6 pegawai. Saya menunggu dari jam 10 sd 12 dan mengamati
tingkah laku mereka.
Kerjaan mereka: nonton tv, nelfon, baca koran, ngobrol, janjian mau
belanja ke mangdu jam 2 siang, bolak balik pesen makanan atau
merokok... dan yang lebih lucu lagi, datang seorang sales food
processor... dan diadakanlah demo alat tsb di ruang rapat pak
direktur! Wahahahaaha... saya mau ketawa atau marah ya?
Lha.. gaji pegawai swasta itu kena pajak progresif lho.. buat nggaji
orang2 kayak gini? Mau dinaikin pula gajinya? Membayangkan bahwa gaji
pegawai swasta gross 21 juta sebulan itu kena pajak kl. 4.5 juta
perbulannya. eh, pelayanan publik kacau balau amburadul. Urus apa2
dijutekin, dimintain duit, dipersulit. Gak rela daku... (kayak lagu
dangdut).

Udah bayar pajak katanya kita berhak marah kalau ada penyimpangan...
tapi ya.. ini Indonesia.. ingin marah silahkan.. ingin diam silahkan..
asal kami tetap seperti ini... (lagu garing neh).

Naikin gaji boleh, asal:
1. benahi dulu struktur dan alokasi PNS. Pensiunkan saja yang cuma
jadi penghias kantor itu.
2. stop dulu penerimaan PNS baru kecuali job desc-nya bener2 jelas dan
sesuai dg kualifikasi.
3. terapkan sistem "reward and punishment" seperti di swasta. Yang
perform dapet reward, yang ga perform dapet penalti.
4. koruptor dihukum berat, yang korupsi diatas 1 M langsung hukum
mati. Yang melayani publik seenaknya dewe diberi sanksi tegas.

Kalo bisa gitu, saya dukung. Kalau masih kayak gini2 aja, terus terang
bikin sakit hati: gaji naik, korupsi jalan terus, pelayanan publik
tetap jempol kebalik. Enak banget... sedang di jalanan rakyat sikut2an
demi uang receh dan pegawai swasta kerja kayak mesin.

-fau


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke