jangan cuma ngucapin belasungkawa aja dong..tindak nyatanya mana? saya baca kemarin di koran tempo, bahwa seorang kandidat presiden AS (saya lupa namanya) menyebutkan bahwa undang-undang pembatasan kepemilikan senjata belum terlalu penting.. damn!
salam, armen Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Laporan Wartawan Kompas Wisnu Dewabrata http://www.kompas.co.id/ver1/Nasional/0704/18/120617.htm ======================== JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan rasa belasungkawa mendalamnya atas jatuhnya korban mahasiswa asal Indonesia, Partahi Mamora Holomoan Lumbantoruan, dalam insiden pembunuhan massal yang terjadi di Kampus Virginia Tech University, Blackburgs, Virginia, Amerika Serikat, Senin. Ucapan belasungkawa itu disampaikan Kuasa Usaha Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, John Heffern, Rabu (18/4), usai hadir dalam pembukaan Dialog Keamanan Indonesia-AS di Departemen Pertahanan, Jakarta. "Atas nama pemerintah AS kami ingin menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban pelajar Indonesia, yang telah menjadi salah satu korban pembunuhan massal di Virginia Tech University. Kami menyesalkan kehilangan yang dialami keluarga dan rekan-rekannya atas peristiwa ini," ujar Heffern. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]
