Saya mendukung usul Bung Andi agar istri pelaku pemukulan terhadap suami dalam
anekdot ini dilaporkan ke polisi karena telah melakukan KDRT. Ayo Bung Andi,
segeralah bertindak. Bantu suami malang itu lapor ke polisi. Jangan mau kalah
sama para aktivis perempuan yang giat membantu para istri korban KDRT untuk
menempuh tindakan hukum.
Teman-teman di FPK pasti dengan senang hati akan membantu polisi melacak
keberadaan istri pelaku KDRT ini. Ya kan, rekan-rekan? :))
manneke
si_andi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah ini lawakan bias jender, memperkuat stigma di masyarakat bahwa
para suami itu pemalas, tukang menyeleweng, penjudi dan lain-lain,
sementara isteri selalu digambarkan sebagai ibu rumah tangga yang
jujur.
Selain itu, mentertawakan suami yang dipukul istri tidak bedanya
dengan mempromosikan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dalam situasi
begitu seharusnya suaminya minta visum ke dokter dan hasil visum
tersebut dilaporkan ke polisi. KDRT adalah tindakan kriminal!
Digambarkan juga bahwa suaminya tidak membalas pukulan istrinya yang
sewenang-wenang itu. Apakah ini akibat konstruksi sosial patriarkis
yang melarang laki-laki membalas perlakuan kasar perempuan?
:-)
Andi