Emang paling gampang neken wong cilik.. :-( Karena mereka gak bisa ngasih sogokan/suap uang/materi seperti para orang kaya, konglomerat atau pejabat yang punya villa di sana..
Semua orang sama di muka hukum.. Muke loe jauh!!!! CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 4/20/07, firdaus cahyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > KURANG AJAR BANGET NEH.......... > YANG DIBONGKAR JUSTRU RUMAH2 MILIK ORANG MISKIN. VILA2 MILIK ORANG2 KAYA > YANG LEBIH LUAS MENEMPATI DAN MENGGUSUR DAERAH RESAPAN AIR JUSTRU > DIBIARAKAN...!!! > ---------------------------------------------------------- > kompas/Jumat, 20 April 2007 > Rumah Warga Megamendung Dibongkar > > Bogor, Kompas - Bukannya membongkar vila-vila di Megamendung yang tidak > memiliki izin mendirikan bangunan dan dibangun di tanah negara, puluhan > aparat Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Bogor malah > membongkar rumah semi permanen milik Aay (55) di Kampung Paseban Curug > Panjang, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kamis (19/4). Alasan > pembongkaran karena rumah ketua kampung itu tidak memiliki surat izin > mendirikan bangunan dan berada di kawasan resapan air. > Bersamaan dengan pembongkaran rumah Aay, dibongkar pula beberapa rumah > bambu dan fasilitas latihan fisik alam terbuka milik Iqra Adventure Camp > (IAC) dengan alasan sama. > Aay bersama keluarganya menyatakan tidak habis mengerti mengapa rumah > mereka, yang didiami sejak tahun 1990-an, dibongkar Satpol PP. Sebagai Ketua > Kampung Paseban Curug Panjang, Aay mengetahui banyak vila di kampungnya dan > Megamendung tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), dan juga berada > di atas lahan tanah negara atau garapan warga. > "Kalau memang mau menegakkan hukum, mengapa bukan yang vila-vila itu dulu, > yang pemiliknya bukan warga di sini. Saya yang menggarap tanah ini, bertani > pepaya, singkong, dan sayuran," katanya. > Ia dan beberapa warga setempat menuturkan, mereka oleh aparat desa, > tentara, dan polisi setempat diminta menjual lahan rumah mereka seharga Rp > 1.000 per meter persegi. "Dua bulan lalu saya diminta tanda tangan, tetapi > saya tidak mau," kata Aay. > Parman dan Kasman, tetangga Aay, juga menolak menjual lahan. Keduanya > sempat diancam. > Wakil Bupati Bogor Alber Pribadi melalui telepon mengatakan, pembongkaran > rumah Aay dan bangunan milik IAC adalah langkah awal untuk membongkar vila > tanpa IMB dan ada di tanah negara atau resapan air. (rts) > [Non-text portions of this message have been removed]
