Tidak tahu mengapa, saya rasanya sependapat. Mereka bermain di panggung pertikaian orang tua dengan membuat suasana semakin panas. Komnas Anak dan KPAI setali tiga uang. Tiap hari menampilkan diri di tengah yang bertikai apa tidak semakin membuat anak bingung? Kalau orang tua yang bikin bingung, ya karena mereka tidak tahu arti HAM Anak. Tapi Komnas Anak dan KPAI ?
wass, Triyatni ----- Original Message ----- From: Martin Widjaja To: [email protected] Sent: Thursday, April 19, 2007 6:26 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Komnas HAM Anak cari popularitas ?[ was] (tanya) Kasus pelaporan Ibu Yusi oleh Tamara Bleszynski Mas Iwan yg baik, Saya masih terbayang2 Pak [ bukan Kak lagi ] Seto Mulyadi yg nge-gendong2 si Radju [ 'preman kecil' yg mukulin sebayanya di Medan ] tampil di TV dulu.. Buat saya Komnas HAM Anak sekarang cuma cari popularitas belaka, kurang kerjaan , mumpung ada kasus yg asyik numpang beken ... maaf jadi apriori nih ...mumpung nggak ada kan anggauta Komnas HAM anak di milis ini ... Salam , martin - indiana ----- Original Message ---- From: Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, April 19, 2007 4:07:52 AM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: (tanya) Kasus pelaporan Ibu Yusi oleh Tamara Bleszynski masing2 pihak dikuasai ego, cenderung untuk saling menyakiti, saya tidak yakin ada seorang anak balita tidak mau ketemu ibu kandungnya sendiri, yang lebih parah Tamara juga persoalan belum selesai sudah dekat sama laki-laki lain, padahal anak sudah cukup menderita dengan perceraian kedua orang tuanya dan sekarang ditambah harus menerima kehadiran orang lain (pacarnya Tamara). Mestinya Tamara menahan diri untuk tidak dekat dengan siapapun dulu sampai situasi nya reda, tapi artis memang selalu gatal, gonta ganti pasangan dengan cepat, aneh........ ..jadi malah menambah runyam suasana saja. [Non-text portions of this message have been removed]
