Pak firdaus,

 

Saya sependapat dengan anda, tetapi mungkin yang disampaikan oleh orang
LBH Apik hanya sebatas dukungan moral saja. Sementara bantuan hukum dan
pendampingan korban KDRT dalam kenyataanya, mudah-mudahan memang benar
diberikan kepada kaum yang tidak mampu.

 

Kebetulan saat ini ada teman saya yang sedang berkonsultasi dengan LBH
Apik. Dengan kondisi trauma karena di terror oleh suaminya (sayang
ternyata hanya menikah siri jadi mungkin secara hukum Negara susah di
tuntut) dan 'jobless' setelah ada phk besar2-an dikantornya. Sebenarnya
dia juga pengen ada pendampingan, tetapi kok jawaban yang diberikan
kurang memuaskan yah? Teman saya juga disuruh lapor ke polisi, nanti
kalau sudah disidangkan baru lbh apik akan membantu...

 

Nah yang kami bingungkan adalah... jadi dimana proses pendampingannya
yah? Padahal teman saya sudah cerita soal bagaimana terancamnya
dia....sampai2 minta dirahasiakan dimana keberadaannya.

Trus anehnya disuruh lapor ke polisi padahal kan UU KDRT itu untuk
status pernikahan yang sah dan diakui Negara... lha kalau nikah siri...
bagaimana mempersoalkannya ke wilayah hukum yah...?

 

Saya kurang tahu pasti apakah memang seperti itu kebijakan LBH Apik....,
mudah-2an tidak... 

Kalau ada yang lebih tahu, mohon diberikan penjelasan....bahwa
keberpihakan kepada org kecil itu benar adanya.

 

Terimakasih.

 

Salam hangat,

-Nes-

 

Re: LBH APIK Siap Dibelakang Maia
<http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/message/55925;_ylc=X
3oDMTJzcmk1ZnZiBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzEzMDA2NzAyBGdycHNwSWQDMTcwNTA0M
zY5NQRtc2dJZAM1NTkyNQRzZWMDZG1zZwRzbGsDdm1zZwRzdGltZQMxMTc3NTc1MTUz> 

Posted by: "firdaus cahyadi" [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]
akang%20Maia>   firdaus_c <http://profiles.yahoo.com/firdaus_c> 

Thu Apr 26, 2007 12:52 am (PST) 

Maaf, dalam diskusi di forum ini saya tidak pernah sekalipun menyalahkan
perempuan....

Sebenarnya concern saya hanya mengingatkan kembali bahwa gerakan
masyarakat sipil harus fokus pada pendampingan dan/atau pembelaan bagi
kepentingan masyarakat miskin (baik perempuan, laki2 atau yang lainnya).
Kalaupun LBH APIK selama ini sudah melakukan pembelaan dan pendampingan
terhadap perempuan dari kelompok miskin ya itu bagus dan harus diperkuat
serta dipublikasikan lagi supaya masyarakat di luar LBH APIK tahu
advokasi yang dilakukan oleh kawan2 LBH APIK. 

Kalaupun pilihan untuk mendampingi artis sudah menjadi keputusan
organisasi LBH APIK, sebagai masyarakat saya hanya berharap jangan
sampai pendampingan terhadap kasus selebritis (Maia) ini memperlemah dan
memecah konsentrasi kawan2 dalam melakukan pembelaan hak2 perempuan dari
kelompok miskin. 

Saya hanya kuatir tidak ada lagi yang membela warga miskin (apapun
gendernya, agamanya dsb). Itu saja sebenarnya kekuatiran saya terhadap
kasus ini..

Salam,
Firdaus

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke