Nampaknya sih lebih asyik "melihat, mendengar dan menikmati"
dari pada "membaca dan berpikir....
Berapa tinggi minat membaca?
Berapa banyak sih harian, mingguan, bulanan atau buku yang top
sekali terbitnya?
Nampaknya dibawah seratus ribu....
Bukankah umatnya NKRI ini dekat/lebih dari 200 juta orang?
Ada yang bisa menjelaskan?
Selain Rendra dan Taufiq Ismail, agaknya tak ada penyair yang bisa
beli beras, gula dan kopi dari honorarium puisinya.
Bagaimana rekan-rekan kita yang penulis?
Hello translator-nya Karl May!
Please explain!
Makasih.
Salam
Las.
niken_here <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
duuhhh...ada banyak alasan mengapa orang Indonesia sulit membaca.
katanya sih kita dulu langsung loncat ke zaman melihat,,,makannya
kebanyakan di Indonesia lebih demen nonton tv ketimbang baca buku ato
koran ato sejenisnya....
tapi gimana sih sebenernya perkembangan minat baca di indonesia??? ada
data yang lengkap ga?
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.
[Non-text portions of this message have been removed]