Entah berapa kali Fren taon ini bikin manuver yang aneh2...dulu dikatakan 7
rupiah/detik..daku seneng banget..buat telp2an cuman abis sekitar Rp.1388..trus
berubah lagi kebijakan detik pertama dan kedua brp ratus rupiah (daku lupa)
tapi yang pasti lebih mahal...trus kemarin yang diiklankan itu 5
rupiah/detik...tapi detik 1-3 ditotal dikenakan charge yang lumayan (daku lupa
brp) tapi yang pasti makin mahal lah biaya pemakaiannya...dan hebatnya lagi
biasa kalo isi pulsa Fren kan dapet bonus 10% dari nominal pengisian...daku
biasa isi 50 ribu, jadi otomatis dapet 5 ribu...dan hal ini sudah dihapuskan
tanpa "say hello" ke media...yang ada sekarang 100 ribu baru dapet bonus
pulsa... :(
Dan daku juga liat...masalah hp CDMA yang nomernya udah paten sama hp nya...ini
daku liat dari banyak penawaran Esia, Flexi, sama Fren dengan 1 paket nomer+hp
nya...langsung kring geto lah....ternyata setelah daku amati...konsumennya lah
nanti yang bakal mengalami kerugian..karena secara tidak langsung apabila harga
pemakaian pulsa kian naik....orang tidak bisa beralih ke provider lainnya
karena nomernya udah paten (walo ada beberapa kasus nomer bisa diganti dengan
sistem inject)
Mungkin yang bisa daku sedikit tulis disini...tolong deh badan yang ngurusin
masalah provider2 seperti ini bertindak..kasih regulasi ke mereka dan beri
reward kalau bagus atau sanksi kalau buruk pelayanannnya...dan untuk para calon
konsumen...coba diperhitungkan lagi cost yang akan dikeluarkan apabila membeli
hp dengan sistem 1 paket dengan nomer yang tidak bisa diganti lagi.... :)
Salam,
Thomas
---------------------------------
Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for
your freeaccount today.
[Non-text portions of this message have been removed]