Salut tuk rekan-rekan yang telah berjuang untuk korban-korban lumpur 
lapindo meski banyaknya ancaman serta tidak mementingkan kepentingan 
diri sendiri. Teruslah berjuang, jangan salahkan mereka lha wong 
mereka itu cuma berjuang demi korban-korban lumpur lapindo yang 
tidak ada mendampingi kla duka menimpa para korban. Seharusnya bapak-
bapak atau ibu-ibu salut kepada rekan Yuliani , Tomy Dwita g dan 
Beny Ikwani dan yang lainnya. Jangan keluarkan rekan-rekan tersebut 
mereka dapat dijadikan sebagai contoh atau panutan, karena hati 
nurani mereka tidak mati. Mereka sukarela dan tulus untuk berjuang 
demi korban-korban lumpur lapindo meski harus meninggalkan 
kepentingan pribadi mereka. 

salam 
Igna





-- In [email protected], firdaus cahyadi 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>        DUKUNG SERUAN AKSI UNTUK KASUS LAPINDO (30 April - 6 Mei 
2007)
>   
>   Yuliani  (juga aktivis WALHI Jatim), Tomy Dwinta Ginting dan 
Beny Ihwani adalah  tiga mahasiswa ITS yang terancam di keluarkan 
dari kuliahnya (DO,  DropOut), karena ikut menggelar aksi 
solidaritas korban lumpur Lapindo  di kampus ITS. Pihak rektorat 
menganggap mereka telah melanggar  Peraturan tata kehidupan Kampus. 
(Baca artikel : Ikut Aksi Solidaritas  korban Lumpur Lapindo, 
Mahasiswa ITS diancam DO)
>   
> 
>   Mereka  meminta meminta dukungan dan solidaritas kawan-kawan 
media, organisasi  massa demokratik dan individu progresif, melalui 
surat berikut.  Cantumkan (Nama, asal lembaga, Alamat) dibawah surat 
berikut dan  kirimkan ke :       ' );   document.write( 
addy12999 );   document.write( '' );   //-->\n [EMAIL PROTECTED]   ' );   //-
->   This email address is being protected from spam bots, you need 
Javascript enabled to view it      ' );   //-->    
>       Kami  juga meminta kawan-kawan untuk mengirimkan SMS, surat 
protes, surat  keprihatinan, somasi dan bentuk lainnya dialamatkan 
ke : 
>   
> 
>   1. Prof. Dr. Ir. Priyo Suprobo  (Rektor ITS) hp    0811334029
>   2. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.      Eng. (Pembantu Rektor III 
ITS), hp 0811333017
>   3. Prof. Dr. Taslim Ersam, MS      (Ketua TPP), hp 081330731952
>   4. Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111, Telp. 031 – 599 4251-54, 
594 7274, 594 7775, 594 5472 , Fax 031 – 592 3465, 594 7845
>   
> 
>   Mohon dukungan dan solidaritas juga ditembuskan kepada :  
>   
> 
>   1. Dr. Bambang Sudibyo, MBAMenteri Pendidikan Nasional Republik 
Indonesia
>   Alamat : Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10002
>   Telp.    : 021 – 5731618, Fax.  021 - 573 6870
>   Email   :       ' );   document.write( addy_text36742 );   
document.write( '' );   //-->\n [EMAIL PROTECTED]   ' );   //-->   This 
email address is being protected from spam bots, you need Javascript 
enabled to view it      ' );   //-->   
>   
> 
>   2. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan HAM Republik 
Indonesia
>     Alamat : Jl. HR. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan Jakarta 12940
>     Telp.    : 021 – 525 3006          Fax.    : 021 – 525 3095
>   
> 
>   3. Bapak Abdul hakim Garuda Nusantara, Komisi Nasional Hak Asasi 
Manusia 
>     Alamat : Jl. Latuharhary No. 4-B Jakarta 10310
>     Telp.    : 021 – 392 5227-30     Fax.    : 021  – 392 5227
>     Email   :       ' );   document.write( addy_text98529 );   
document.write( '' );   //-->\n [EMAIL PROTECTED]   ' );   //-->   This email 
address is being protected from spam bots, you need Javascript 
enabled to view it      ' );   //-->    
>   
> 
>   
> 
>   
> 
>   SURAT DUKUNGAN
>   
> 
>   Jakarta,  7 Mei 2007
>   
> 
>   Kepada Yth.
>   Prof. Dr. Ir. Priyo Suprobo 
>   Rektor Institut Teknologi Sepuluh November
>   
> 
>   Di Surabaya 
>   
> 
>   cc. 
>   Dr. Bambang Sudibyo, MBAMenteri Pendidikan Nasional Republik 
Indonesia 
>   Dr. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan HAM Republik 
Indonesia
>   Bapak Abdul hakim Garuda Nusantara, Komisi Nasional Hak Asasi 
Manusia 
>   Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.  Eng. , Pembantu Rektor III ITS
>   Prof. Dr. Taslim Ersam, MS , Ketua TPP ITS
>   
> 
>   
> 
>   Dengan Hormat,
>   
> 
>   Kami adalah berbagai kelompok Masayarakat sipil yang sangat 
prihatin dengan bencana ekologis luapan lumpur panas Lapindo. 
>   
> 
>   Bersama  surat ini, Kami menyampaikan keprihatinannya terhadap 
tindakan rektorat  ITS yang mengancam mencabut hak tiga 
mahasiswanya. Mereka adalah  Yuliani dan Tomy Dwinta Ginting 
(Perencanaan Wilayah dan Kota – FTSP  ITS) dan  Beny Ihwani (D-III 
Teknik Mesin – FTI ITS). 
>   
> 
>   Kami  memprotes keras pernyataan Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. 
Eng., (Purek III  ITS) yang menyatakan ke beberapa media lokal  
bahwa tiga mahasiswa  diatas akan dikenai sanksi berupa skorsing dan 
atau Drop Out. Sangsi  tersebut dikenakan karena mereka ikut 
menggelar aksi solidaritas  terhadap korban luapan Lumpur panas 
Lapindo di pintu masuk Gedung  Rektorat ITS, pada 6 Maret 2007. 
>   
> 
>   Hampir  setahun, ribuan warga korban luapan lumpur Lapindo 
terpaksa mengungsi  karena rumah dan alat produksi (tanah, sawah 
dllmereka tenggelam lumpur  panas. Kehidupan sosial,  nilai-nilai 
budaya, rasa aman, kenyamanan  juga turut hilang. Ternyata 
penderitaan tidaklah cukup, kejelasan nasib  mereka terus 
dipermainkan. Ganti rugi yang mereka tuntut, terus ditarik  ulur 
oleh Lapindo dengan berbagai alasan, misalnya masalah sertifikat  
tanah dan data harta benda mereka yang tenggelam.
>   
> 
>   Warga  korban lumpur Lapindo mengungkapkan (06/03/07) bahwa ITS 
telah  melakukan pendataan terhadap mereka sejak bulan Juni 2006.  
Saat itu,  ITS  manyatakan data tersebut nantinya digunakan untuk 
kepentingan  warga saat meminta ganti rugi ke Lapindo. Saat ini, 
warga korban  kesulitan melakukan pendataan terhadap rumah dan asset 
mereka yang  telah terendam lumpur. Sudah berulang kali, warga 
meminta data tersebut  untuk menghitung kerugian dan sebagai 
pembanding data versi Lapindo.  Anehnya dengan berbagai alasan, 
berkali-kali permintaan warga selalu  ditolak. Inilah yang menjadi 
alasan mengapa aksi tersebut digelar. 
>   
> 
>   Kami  sangat menyayangkan sikap ITS yang tidak transparan.  Kami 
menilai Tim  Penyelesaian Pelanggaran (TPP) yang dibentuk pada 9 
Maret 2007 melalui  SK Rektor No.1456.8/K03/KM/2007 merupakan bentuk 
pengalihan masalah.  Harusnya ITS membentuk tim yang mengusut 
penyimpangan peran  ITS dalam  kasus semburan lumpur Lapindo. Selama 
ini ITS berperan layaknya  konsultan PT Lapindo. Warga mengeluhkan 
ITS tidak transparan dalam  proses dan hasil pendataan korban lumpur 
Lapindo di Porong. 
>   
> 
>   Oleh karenanya kami mendesak :
>   
> 
>   1.  ITS bersikap adil terhadap mahasiswanya, dan tidak 
menghambat apalagi  menghalangi kebebasan berekpresi mahasiswanya di 
kampus. 
>   
> 
>   2.   ITS transparan kepada warga terkena dampak luapan lumpur 
Lapindo dan  mendukung mereka memulihkan haknya yang terampas.  
>   
> 
>   3.   Berbagai pihak untuk berniat baik dan mengupayakan berbagai 
cara  menyelamatkan korban luapan lumpur Lapindo, memulihkan hak-hak 
asasi  mereka. 
>   
> 
>   Demikian surat ini, atas perhatian dan kerjasamanya kami 
sampaikan terima kasih.
>   
> 
>   
> 
>   Hormat Kami,
>   
> 
>   (Nama, Asal lembaga, Alamat)
>   
> 
>   
>        
> ---------------------------------
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
>  Check outnew cars at Yahoo! Autos.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke