nikmatin aja deh namanya juga hiburan apalagi acara yang satu ini adalah 
hiburan komedi.
  Mana ada sih komedi ngomongnya sopan santun.
  Wah rupanya di Indonesia ini lebih banyak orang yang picik daripada yang 
bijak. 
   
  Salah satu sifat orang indonesia yang sangat enggak menunjang adalah sifat 
sirik. Ini buktiknya selalu menilik segala sesuatunya dengan rasa sirik.
  Jarang sekali saya membaca komentar orang2 Indonesia terhadap satu masalah 
dengan bijak. Makanya negara kita ini ribut melulu karena orang-orangnya memang 
enggak cinta damai.
   
  Nikmati aja acara hiburan di media TV asal enggak jorok dan vulgar.
   
  Oh ya..., banyak lho acara TV yang menjurus ke jorok dan vulgar. Misalnya aja 
presenter yang berpakaian dengan belahan dada yang rendah banget sampai 
payudaranya tersembul keluar. Kenapa untuk hal2 yang begini enggak ada yang 
komentar? Semua diam menikmati termasuk kaum perempuannya.
  Juga acara2 sinetron yang dari awal sampai selesai cuma menyuguhkan 
kekerasan, pertengkaran. Juga sinetron religi tapi klimaksnya menjurus ke 
musrik. Kenapa untuk yang seperti ini kita semua menikmati dan enggak ada yang 
komentar 'tidak mendidik.
   
   
  AniDj

ruri huriah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          saya sih setuju kalau acara 4mata dirubah sedikit ya dari bahasanya, 
tingkah lakunya. dan saya juga tidak senang dengan perilaku tukul terhadap 
orang yg lebih tua sekali dari dia, terutama kepada bapaknya yang sangat 
mencemoohkan

Kirim email ke