Pak Satria, Apakah Pak Aji ini mengirim artikelnya ke media cetak atau cuma memforward email? Jangan-jangan dia cuma memforward tulisan Anda tanpa mencantumkan penulisnya, terus tulisan ini diforward lagi oleh orang lain. Karena tidak ada penulisnya, jadilah Pak Aji ini didakwa sebagai penulis.
Soalnya setelah kata kunci tulisan ini saya masukkan ke Google, tulisan Anda itu ternyata banyak sekali diposting di berbagai website (selamat ya, Pak, berarti tulisan Anda bermanfaat bagi banyak orang). Tapi sayangnya tidak ada satupun yang mencantumkan nama penulisnya. Andi --- In [email protected], "satriadharma2002" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalau disuruh untuk menelusuri siapa itu Aji Andri Saputro wegah > ah.:) Cuma kok ya kebangeten betul caranya yang cuma mengganti nama > saya dengan namanya. Very stupid. > Tulisan itu memang saya rujuk dari artikel berbahasa Inggris > tersebut. Jadi saya menyertakan darimana saya merujuk karena saya > tahu etika dalam penulisan. Tapi si Andri ini dengan enaknya cuma > mengganti nama saya. > Salam > Satria > > --- In [email protected], manneke budiman > <hepaesthos@> wrote: > > > > Pak Satria, > > > > Kalo memang bener demikian, ini orang memang asli brengsek. > Sebaiknya jangan didiamkan. Telusuri saja dan usut terus sampai > orang ini bisa dituntut pertanggungjawabannya. Kalo kebiasaan > seperti ini dibiarkan saja, makin ancur mental orang di negeri > amburadul ini. > > > > Tapi, kok di paling bawah tulisannya ada sumbernya yang dirujuk > dan berbahasa Inggris, ya? > > > > manneke >
