Mbak Ratna, saya merasa terhormat lho diundang sebagai relawan pengajar :-)
padahal saya masih termasuk anggota baru di FPK.
Bagaimana kalau Mbak Ratna meminta para senior/sesepuh FPK "turun gunung",
seperti Pak Manneke, Bu Fauziah, Bu Yuli Subeno atau Mas Agus Hamonongan?
By the way, "sekolah" Bu Ratna lokasinya dimana? Saya sendiri sehari-hari
"jaga pos kamtib" di Jakarta Utara, dari senin s/d sabtu Mbak.
Tapi kalau saya bisa "urun rambug" (misalnya mengirim materi training) via
e-mail, silahkan saja Mbak Ratna kirimkan subject yang diminta (misalnya
Ekonomi, bahasa Inggris atau Jepang, kebetulan saya pernah belajar di bidang
itu).
Salam.
e_k <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
EK = Ratna, Pak John. Hehehe ... maaf jika ratna hanya menyebutkan
satu saja, karena itu yang senior dan banyak cabangnya dan ratna pernah
beberapa kali menggunakan jasanya. Jika ratna mencantumkan "nama" dalam milist
ini, sungguh tidak ada maksud apapun. ratna hanya ingin berbagi mengenai
hal-hal baik dan positif. Seperti juga ratna pernah posting mengenai PKBI yang
sudah banyak membantu ratna dalam memberikan pembinaan kepada anak-anak asuh
ratna.
Home Schooling sangat bagus. Bisa lebih mencakup internasional. Namun jika yang
benar-benar hanya home schooling saja, dan melulu, hanya dengan internet tok,
maka sisi sosialisasi anak akan menjadi kurang terasah. Jadi kembali dituntut
kepekaan orangtua untuk aware dan paham mengenai kemampuan anak-anak mereka
masing-masing, sehingga orangtua dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak
ini.
Wah ... kalau anggota FPK bersedia dan berminat jadi relawan pengajar, alangkah
indahnya. Anak-anak asuh ratna pasti bisa jadi lebih terbuka cakrawala
pengetahuannya. Pak John janji ya, jika nanti ratna minta jadi pengajar, Pak
John akan bersedia? Terima kasih sebelumnya. Eh ngomong-ngomong Bapak
tinggalnya dimana, apakah memungkinkan untuk mengajar di tempat ratna?
Anak asuh ratna ada juga yang berangkat sekolah setiap hari jam 5 pagi dari
rumah loh Pak.
Salam,
Ratna