Kok jadi menarik begini ya soal revolusi itu ... smile..

Memang bisa kok tahu tahu meletus...tus   aja..

Kalau  ada triggernya...

Yang saya mau tentu ada kesadaran pemeirntah, DPR dan Yudikatif utk berbuat 
benar... spy nggak meletus tapi perubahan cepat kearah perbaikan tetap 
terjadi..   .

Kemarin malam dengar diskusi di metro TV ttg   dana DKP yang meluncur ke 
para capres.. Disampaikan oleh kalau nggak salah orang panwaslu/icw, bhw 
jika menerima uang dr sumber tidak jelas, atau dari BUMN/instansi 
pemerintah. atau asing maka pencalonan batal.  Kalau konskwem , susah juga 
lho mrk menghindar dr atau dpt dana dr instansi pemerintah ( Dep. Kelautan) 
atau dr yang tak jelas ... , mestinya salah satu kena.

Krn yang jadi pres terpilih cuma satu pasangan  , ya cuma pasangan itu yang 
bisa kena sanksi pencabutan pencalonan., yg berati hsl pemilunya batal. 
begitu kata yang punya pendapat didiskusi itu.

Lalu Amon Rais, nimbrung lagi punya bukti ada pasangan yg menerima bantuan 
Amerika.. Dia bilang pernyataan pengakuannya sebenarnya hanya berharap bhw 
para pemimpin mau jujuer aja.., tapi kalau bisa lebih bagus dari itu.. ya 
lebih baiklah.. tanpa menyebut apa yg lebih bagus itu...


Wah...

Ditambah lgi, penolakan Gus Dur  bhw sekjen PKB mewakili  PKB di kabinet, 
lalu kesalnya PBB dan itu berarti dua partai itu emoh dibilang pendukung 
pemerintah sekarang...

Dalam diskusi sebelumnya  tadi malam disatu TV lainanggota DPR dr  PKS  , 
,  Yang kalau nggak saah mantan ketua KAMMI di tahun 97 an iut, ketika 
diserang kenapa sebagai ornag yang naik krn peristiwa MEI, dia/PKS  tidak 
mendukung  usulan pengadilan HAM thd kasus Mei, bilang dia nggak setuju 
krn.. merasa bhw dgn Presiden yang lemah seperti sekarangh ini , hal itu 
(pengadilan HAM berat)  tidak akan bisa dilakukan... Menarik juga kan ada 
tokoh PKS menyebut di TV Presiden sekarang "lenmah"

apa ini termasuk tanda tanda alam.     nya mas Walah yang akan merevolusi 
indonesia..


atau tanda tanda pemilu sudah dekat... dan rakyat perlu  bersiap tambah 
sengsara...


Dulu saya juga kesal kalau orang omong tentang revolusi atau potong generasi..

sekaramg saya ikut nimbang nimbang perlu nggak itu...???. , kasihan anak 
cucuku kalo begini terus.....

  Biar deh angkatan Mas Budiman Sujatmiko cs aja yang diberi 
kesempatan  yang kalo istilahnya mas belum terkontaminasi oleh Orba..

Jd ingat kata P Paulus Tanuri  dalam postingnya  spt ini :

"Orang Indonesia sangat banyak yang pinter. Tapi yang di pemerintahannya
bodoh-bodoh. Eh entah bodoh entah terlalu serakah dengan harta, jadinya
negara ini terjual semua. Anak cucu nantinya cuma bakalan kebagian warisan
HUTANG dan tanah TANDUS serta sungai kering yang penuh dengan LIMBAH."


Salam


Haniwar





At 06:07 PM 5/16/2007, you wrote:

>dear all dan bung Ignas juga,
>diskusi ini telah memberikan opini dan pandangan yang bisa mencerahkan
>dalam usaha dan kei
>aksi pemogokan akan menjadi salah satu kekuatan dan instrument
>yang mungkin bisa diandalkan walaupun tanpa harus dikoordinir, dan
>tidak hanya bisa dilakukan oleh para buruh tetapi juga para birokrat
>yg telah "mogok" otaknya dari tugas melayani kepentingan masyarakat,
>aparat militer serta polisi yg telah "mogok" moralnya krn beralih
>tugas sebagai backing2x cukung dan justru perekayasa/pengacau keamanan
>agar posisinya tetap diperlukan. biarkan penguasa indonesia dengan
>pongahnya tetap merasa kuat sampai ditelan bumi, jadi bisa dilihat
>disini tidak ada satu pihakpun yang tidak sedang melakukan anarki.
>para elit penguasa pun sudah melakukan anarki hukum dengan keputusan2x
>dan kewenangan hukum/yudikatif yg simpang siur antara DPR, pemerintah,
>dan mahkamah pengadilan. semua usaha2x ini telah memberi pra-kondisi
>untuk klimaks revolusi yg sebenarnya. dan kalaupun masyarakatnya tidak
>juga mengalami kesadaran koletktif dan sinergis dalam revolusi, maka
>cukuplah alam ini sendiri yang akan merevolusi indonesia
>
>rgrds,

Kirim email ke