Inilah akibatnya kalau KKN hanya dilihat sebagai perlombaan.. Seolah yang jelek hanya yang peringkat 1 saja atau yang jelek hanya terlihat apalagi yang mengaku saja.. .. begitu jadi peringkat 2 (apalagi 5),
sebagian kalangan sudah merasa 'berhasil'/sudah 'aman' memperbaiki peringkat.. Jadi kulit lebih utama dari isi/substansi.. Akibatnya, yang ada adalah 'perlombaan' sekuat mungkin membantah/menyangkal.. Karena penampilan adalah segalanya.. Pantas saja Peter Pan sampai membuat lagu: 'Buka dulu topengmu'.. Banyak elit (& kita sendiri?) yang gemar menggunakan topeng.. Seolah enggan&malu mengakui dirinya sendiri.. ingin terlihat sempurna tanpa dosa.. seperti malaikat.. Ujung"nya balik lagi ke 'Klaim & seolah-olah'.. huh.. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/22/07, Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Syukurlah kita sudah tak mampu/bisa lagi menggondol medali emas, > perak ataupun perunggu dalam gelanggang dunia korupsi.... > Saat ini kita cuma mampu di urutan ke-lima saja! > Kemana para koruptor kita yang biasanya jagoan ya? > What is going on here? > > Mudah-mudahan di suatu waktu nanti, kita malah bisa 100% tidak > berbakat, IQ rendah dan nyali patah (ketakutan) untuk berhobby > yang namanya "KKN"..... > > Mudah-mudahanlah! > Siapa tahu berita seperti keluarga Cendana cuma tinggal dongengan > djaman doeloe..... > :=)) > > Salam > Las. > > > ghozangmail <[EMAIL PROTECTED] <ghozan10032005%40gmail.com>> wrote: > KPK: Indonesia Negara Terkorup Urutan Kelima Dunia > > Jakarta (ANTARA News) - Indonesia merupakan rengking kelima negara > terkorup dunia, oleh karena itu sebaiknya semua pihak mempunyai kewajiban > untuk melakukan pencegahan secara dini untuk tidak memgkorup uang negara. > > "Indonesia menjadi urutan kelima itu karena masalah korupsi hanya > dijadikan bacaan, bukan sebagai larangan yang harus ditaati," kata Wakil > Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Sjahruddin Rasul, SH, usai > melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman MoU antara KPK dan FH Universitas > Sahid, di Jakarta, Selasa. > > Indeks korupsi Indonesia juga sangat rendah, yakni 2,4 poin. Poin itu > nilainya sama dengan 4 atau D. Jika seorang mahasiwa yang mendapat nilainya > D atau 4 dalam ujiannya, dia tidak lulus, katanya mencontohkan. > > Menurutnya, Indonesia hanya satu langkah di bawah negara Timor Leste, > negara yang baru saja merdeka. Oleh karena itu, kata Sjahruddin, semua pihak > seyogianya menyadari masalah itu dan pemerintah sebaiknya juga menetapkan > korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa (extraordinary). > > "Bagi KPK, masalah korupsi termasuk kejahatan yang luar biasa. Karena itu > jika ada yang berpendapat masalah korupsi merupakan tindak pidana biasa, > pihaknya tidak mengerti karena korupsi ibarat wabah penyakit sudah sangat > menakutkan," katanya. > > Dikatakan, KPK kini sedang gencar-gencarnya melakukan usaha pemberantasan > korupsi dengan melibatkan perguruan tinggi. "Saya ini sudah menandatangani > MoU dengan 52 perguruan tinggi, terdiri dari 50 naskah dengan perguruan > Tinggi Negeri dan 2 naskah dari Universitas swasta, yakni Usaid dan Binus," > katanya. > > Isi dari MoU antara lain, mahasiswa dapat melakukan seminar, pelatihan > kepada anak-anak SLA atau SLTP termasuk melakukan penelitihan kepada > masyarakat dengan pendanaan bersumber dari KPK dan kampus bersangkutan. > > Sementara itu, Rektor Universitas Sahid, Prof. Dr. Ir. H. Hidayat Syarief, > MS menambahkan, MoU ini dimaksudkan mendukung program KPK dalam melakukan > usaha pemberantasan korupsi di Indonesia. Oleh karena itu, kata Hidayat, MoU > ini sebaiknya tidak hanya terjadi di atas kertas, namun benar-benar dapat > diimplementasikan oleh masing-masing pihak. > > Korupsi, kata Hidayat, sangat merugikan keuangan negara yang berdampak > pada lambatnya pembangunan ekonomi dan pembangunan infrastruktur lainya, > karena uang negara yang seyogianya untuk meningkatkan pembangunan dikorupsi > oleh oknum tertentu. > > "Melalui Nota Kesepahaman yang telah ditandangani itu, diharapkan dapat > membantu tugas KPK, minimal dapat mensosialisasikan kepada masyarakat atau > anak-anak sekolah, bahwa korupsi itu merupakan berbuatan tercela, dan tidak > terpuji," katanya.(*) > > Copyright (c) 2007 ANTARA > [Non-text portions of this message have been removed]
