berita menarik dari aceh: Soal Rumah bagi Wartawan Korban Tsunami
PWI Aceh dan BRR Saling Buang Badan Banda Aceh, (Analisa) Permasalahan pembangunan rumah sebanyak 59 unit untuk wartawan korban tsunami di Aceh yang disepakati melalui Kompercab PWI di Bireuen 2005 lalu, hingga saat ini belum ada titik terang. Bahkan menurut sejumlah wartawan yang merupakan korban tsunami, pihak pengurus PWI Aceh dan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias, saling melempar tanggung jawab tentang permasalahan pembangunan rumah sebanyak 59 unit untuk para wartawan korban tsunami yang rencananya akan dibangun di kawasan Ulee Kareng Banda Aceh. Menurut Ketua PWI Aceh, A Dahlan TH ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (21/2) saat ini pembangunan 59 unit rumah untuk wartawan korban tsunami tinggal menunggu proses tender BRR yang dilakukan Satker Perumahan BRR Aceh-Nias. Hanya saja ujar, Dahlan, saat ini pembangunan rumah untuk wartawan, pihak BRR lagi kesulitan dalam pengalokasian dana, apakah dana tersebut bersumber dari APBN atau dari donasi NGO yang diserahkan melalui BRR. Begitu juga menyangkut masalah tanah, PWI mengaku sudah tersedia yaitu tanah milik kontraktor Bumi Aceh Lestari yang berada di Ulee Kareng. Nantinya tanah itu akan diberikan kepada wartawan melalui sistem kredit setelah sisa pembayaran yang dilakukan PWI. Menanggapi aksi buang badan Ketua PWI ini, Jurubicara BRR Aceh-Nias, T Mirza Keumala, ketika dikonfirmasi wartawan secara terpisah tentang pembangunan 59 rumah untuk wartawan korban tsunami menyatakan bahwa pihak PWI-lah yang tidak konsisten dalam hal ini. Bahkan, menurut Mirza, berdasarkan pernyataan Kepala BRR, Kuntor Mangkusubroto bahwa dana untuk pembangunan 59 unit rumah untuk wartawan korban tsunami itu telah tersedia dan saat ini tinggal menunggu lokasi dari pihak PWI. Namun Mirza sempat menanyakan tentang lahan yang nantinya akan dibangun rumah tersebut, karena menurutnya pihak PWI hingga saat ini belum menyebutkan dimana lahan yang akan dibangun. TIDAK BECUS Tanah yang sudah ada seperti dikatakan PWI itu mana, ujar Mirza kepada sejumlah wartawan sembari menambahkan bahwa jangan menganggap BRR saja yang tidak becus tetapi PWI juga harus bisa merespon ini dengan cepat. Sementara itu, sejumlah wartawan korban tsunami menyatakan akan memboikot atau menolak rencana digelarnya Kongres PWI yang akan dilakukan di Banda Aceh pada 2008 mendatang, apabila permasalahan 59 unit rumah untuk wartawan korban tsunami itu belum diselesaikan. PWI jangan mengurusi urusan yang tidak penting, sedangkan masalah internal saja tidak becus diurus, tegas Imran Joni, salah seorang wartawan yang juga korban tsunami. Hal tersebut juga didukung penuh oleh wartawan lainnya yang juga korban tsunami, seperti Nono Tarigan, Iranda, Bedu Saini, Syawaluddin dan sejumlah wartawan lainnya di tampat mangkalnya wartawan Aceh di Keude Bang Lah Antara. Dengan tegas Nono menyatakan, kalau memang pengurus PWI NAD periode saat ini tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan itu, silahkan mundur. Saat Ketua PWI A Dahlan TH terpilih pada Kompercab PWI di Bireuen pada 2005 lalu, ia menyatakan jika masalah rumah itu tidak selesai dalam jangka waktu dua tahun ini maka dirinya akan mundur sebagai Ketua PWI Aceh. Kini para wartawan menagih janji Ketua PWI NAD, Dahlan TH, tegas Nono seraya menambahkan sejumlah wartawan juga mengancam akan menggagalkan Kongres PWI di Aceh bila kongres itu menggunakan dana takziah senilai Rp650 juta hasil bantuan PWI se-Indonesia, untuk keperluan Kongres PWI pada tahun 2008 mendatang. Uang itu, untuk korban tsunami, bukan untuk kongres, tegas para wartawan korban tsunami serentak. (irn) Satrio Arismunandar Producer - News Division, Trans TV, Floor 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com "If you know how to die, you know how to live..." ____________________________________________________________________________________Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469 [Non-text portions of this message have been removed] ===================================================== Pojok Milis Komunitas FPK: 1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM) 3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Kontak moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED] 5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
