betul juga kalau ini saya setuju, merelokasi pasar kebayoran lama yang
bikin macet sangat parah jalan cileduk raya setiap hari itu harus
dilakukan. kalau bisa sepanjang jalan raya cileduk tersebut tidak
diperbolehkan ada jualan di pinggir jalan termasuk di kebayoran lama
tadi karena termasuk jalur yg sangat sibuk dan terkenal macet abadi.
pemerintah itu kemana aja.

bayangkan setiap pagi hampir hanya tersisa satu ruas mobil yang bisa
lewat karena diisi oleh pedagang pasar, padahal itu jam-jam kendaraan
yang sangat sibuk. masyarakat yg mau berangkat kerja benar2 tersiksa
dengan kondisi macet yang selama ini terus terjadi setiap hari. 

pedagang pasar walaupun juga bagian dari masyarakat selayaknya ditata
lebih baik bagi oleh pemerintah dengan lokasi yang juga strategis
tetapi tidak sampai mengganggu kemacetan jalan. jadi agar bisa
tercipta kondisi yang win-win solution lah. untuk itulah pemerintah
ada dan dibayar dari sebagian pajak yg ditarik dari masyarakat. bukan
cuma bikin aturan2 dan minta dilayani, karena kalau seperti itu
berarti masyarakat rugi dua kali malah lebih. 


--- In [email protected], Godlip Pasaribu
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya suka sekali guyonan Pak Manneke ini.  Sangat
> mengena dan masuk akal.  Baru saja saya dengar di
> Radio Trijaya, pasar kaki lima tersebut akan
> ditertibkan dan direlokasi ke belakang Pasar Kebayoran
> Lama.  Jadi mungkin juga preman ini sengaja diadu biar
> ada alasan untuk memindahkan pedagang kaki lima. 
> Salam.
> 
> --- manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Mungkin justru bentrokan antar-preman ini perlu
> > lebih digalakkan dan didorong agar lebih massal,
> > lebih ganas, dan lebih agresif. Tujuannya apa?
> > Supaya mereka saling menghabisi. Kalo polisi dan
> > rakyat sudah tak lagi mampu menumpas mereka, maka
> > biar mereka saling tumpas sendiri. 
> >    
> >   Karena mereka ini dasarnya serakah, diiming-imingi
> > saja ama kekuasaan dan duit, tapi syaratnya mesti
> > saling berbaku hantam dulu. Pasti mereka akan
> > menyambut tanpa pikir panjang lagi.
> >    
> >   Nanti, sisanya yang masih bertahan hidup tapi
> > sudah kecapean dan abis tenaga, lebih mudah
> > ditumpas. Mungkin gak usah digebuk; dicolek aja udah
> > rubuh sendiri.
> >    
> >   manneke
>

Kirim email ke