Tadi malam saya menyaksikan Hasjim Muzadi di TV, mengaku menerima Rp 10 juta dari dana DKP. Dia baru buka amplop yang berisi uang Rp 10 juta di mobil, katanya kalau dia tahu cuma Rp 10 juta dia akan meminta lebih banyak lagi. Dia mengatakan demikian sambil ketawa-ketawa. Nggak habis pikir deh! "To those leaning on the sustaining infinite, to-day is big with blessings."
----- Original Message ---- From: Yuliati Soebeno <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, May 29, 2007 4:23:26 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Essay - Menteri yang bunuh diri setelah ketahuan korupsi Hehehe kalau para Menteri; Anggota DPR; dan pejabat-pejabat dikantor ke-Presidenan, semua merasa sangat "aib" jika telah melakukan korupsi dan pada meniru para Menteri di Jepang, dengan melakukan bunuh diri jika terkena skandal korupsi, maka jalan untuk para pemimpin Indonesia yang muda-muda dan yang tidak ada hubungan nya dengan ORBA, akan terbuka lebar untuk mendapatkan kedudukan, dong? Karena kedudukan para pejabat tinggi di Indonesia tersebut jadi pada kosong semua :-)) dan para pemimpin muda dibawah 40 tahun akan mendapatkan kesempatan berpolitik. Kan, jadi asyik banget tuh. Biar enggak "itu-itu" saja yang selalu berkuasa diajang pemerintahan Indonesia. Alih-alih rakyat miskin yang pada bunuh diri, maka gantian deh...para Menteri dan pejabat-pejabat "yang terhormat" yang melakukan hal tersebut, karena merasa malu melakukan korupsi, bukan karena tidak bisa lagi menghidupi keluarganya seperti kebanyakan rakyat kecil saat ini. Kali ini hanya "impian" disiang bolong, yach? Soalnya para pejabat di Indonesia ini enggak ada yang merasa malu atau bersalah jika melakukan KKN, bukan? Selamat bermimpi. Yuli
