Bung Las
   
  agak lama saya tidak melihat postingan anda, semoga kabar baik untuk anda dan 
keluarga.
  betul sekali bung las, contoh terakhir soal kunjungan silaturahmi amin dan 
SBY, seolah-olah persoalan selesai buat mereka, namun menyisakan tandatanya 
besar buat rakyat, apa yang terjadi, episodenya mirip kasus Bulogate jaman Gus 
Dur, yang endingnya diakhiri dengan photo besar seorang wanita dengan tertawa 
membawa satu tas besar berisi uang di headline harian kompas, dana bulogate 
dikembalikan ke negara, selesai, episode sekarang actor utamanya rokhmin - 
amien rais - sby, endingnya pertemuan sby dan amin disatu pagi di bandara halim 
perdanakusuma, budaya ewuh pakewuh yang dimiliki bangsa ini telah membuat 
bangsa ini dijajah ratusan tahun oleh bangsa lain yang jumlahnya lebih sedikit,
   
  salam
  iwan 

Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Nampaknya dalam budaya Jepang (samurai dan Bushido) harga diri atau
kehormatan penting sekali.
Mereka memilih lebih baik mati dari pada hidup tanpa harga diri dan 
kehormatan.

Budaya Jawa nampaknya lebih mementingkan "mangan ora mangan sing 
penting ngumpul", kalau sudah ngumpul muncullah saling damai, saling
mengerti, saling asih, asah dan asuh plus saling mengerti.....
Inilah yang bikin kita nggak bisa maju-maju!

Tak ada yang suka bicara tegas, jelas dan terbuka lebar apa yang dimaksud!
Selama kita masih saja suka main kucing-kucingan, selama itulah kita ini
nasibnya selalu jadi tikus...

Salam
Las.


Kirim email ke