DH,
Susahnya demikian, bertolak pada hilangnya Bang Munir kembali kepada tekadnya
mengungkap kasus pembantaian berdarah unsur SARA tanjung priuk. Bang Munir pada
hasil terakhir memang telah berhasil mengungkapkan keberadaan dimana kuburan
massal tersebut, ironisnya ujung-ujungnya balik lagi ke orba, dan berpulang
kembali peristiwa pembantaian massal tersebut juga atas sepengetahuan dan ijin
USA, satu dan lain hal yang melatar belakangi tindakan pembantaian tersebut
adalah karena pemimpin ORBA adalah salah satu orang CIA yang direkrut oleh
Jendral Gatot Subroto (mungkin krn merasa tertolong dari pemecatan di karir
militer sehingga sampai saat ini RSAD dinamakan sesuai dengan nama Jendral ini).
satu dan lain hal lenyapnya Bang Munir juga atas ijin USA karena bisa
merembet jalur komando yang ujung-ujungnya CIA yang di indonesia ditiban dengan
kepres yang meng-kategori-kan Bang Munir sebagai pribadi yang menjual rahasia
negara kepada pihak luar.
yang lebih ironisnya lagi... jatuhnya Bung Karno juga karena dianggap sebagai
tokoh yang berbahaya di asia tenggara dan anggota-anggota CIA pada jaman tsb
berusaha menggulingkan Bung Karno lewat CIA yang di Indonesia kita ini...
bahkan...
Pucuk pimpinan OrBa juga jatuh oleh USA krn dianggap berbahaya dengan
memerintahkan menerbangkan 2unit jet tempur F-15&1 unit F-16 (dengan masih
mengenakan logo bendera USA di badan jet tsb) di atas teritorial Australia pada
tahun 1994 sehingga Indonesia dikenakan sanksi embargo militer oleh USA yang
jatuh dengan orang CIA rekrut berikutnya dengan menggunakan mahasiswa dan
menggotong nama reformasi.. mungkin karena demikian tokoh CIA sekarang ini
berani mempublikasikan distribusi penyaluran dana ke team sukses presiden saat
ini.
ironis memang, sebenarnya negara kita ini cuman negara boneka yang semua
pemimpinnya mau tidak mau nunut atau digeser oleh USA.
mungkin saja kan? tapi anggap saja semua ini hanya bualan semata... tapi
setidaknya sudah waktunya masyarakat Indonesia tahu seperti apa negaranya...
minimal komunitas di forum ini.
wassalam,
just me,
pembual yang ingin Indonesia maju.
Jeannie Kiagoes <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jadi terpancing juga nih ikutan komentar ...
Kasihan keluarga korban "kebijaksanaan-kebijaksanaan" Presiden jaman
ORBA....
"Yang hilang", baik uang maupun nyawa manusia, memang sudah gak mungkin kembali
lagi,
Faithfully Yours,
Ms. Jeannie Kiagoes