Salam Rekan FPK

Hare Gene ada tentara nembak rakyatnya. Jawabnya tentu tidak ada...pasti dengan 
keyakinan penuh.

Kita sebagai sebangsa setanah air tentu prihatin dengan kejadian di Pasuruan. 
Namun kita juga harus bisa memberikan kontribusi yg menyejukan, bukan malah 
asal ngomong tanpa dasar. Seolah menjadi bagian saat peristiwa itu terjadi.

Kita juga perlu memahami begitu beringasnya masyarakat kita saat ini. Lihat 
saja saat kejadian di Papua, betapa mereka tanpa ada rasa perikemanusiaan 
memecah kepala seorang Polisi. Harmonisasi dalam tatanan kehidupan kita memang 
telah hilang entah kemana. Yang ada hanya kekerasan.

Selain bersimpati dengan para korban, saya juga turut prihatin dengan para 
perajurit dan keluarganya. Saya paham betul bagaimana kehidupan para prajurit 
kita. Mereka juga manusia yg tentu memiliki rasa takut juga akan amuk masa yg 
tak terkendali. Kalau secara replek mereka menarik pelatuk tentu itu sangat 
berbeda dg mereka menarik pelatuk untuk melawan musuh atau gerombolan. Semuanya 
pastilah dalam keadaan sangat terdesak.

Kita juga tak bisa mempungkiri bahwa Pasuruan terkenal dengan daerah tapal 
kuda, daerah dengan karakter masyarakat yg gampang tersulut amarahnya.

Semoga kita tak berkepanjangan saling hujat dan caci maki yang tak bermanfaat. 
Toh proses hukumnya juga berjalan.

Salam hangat, semoga keluarga para perajurit dapat tabah dengan kejadian ini. 
Yakinlah mereka bukan pembunuh saudaranya sendiri.


si_andi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Kalau di 
Ambalat TNI ternyata tidak mudah terprovokasi, mungkinkah 
 ada sebab lain yang bukan sekedar provokasi hingga keluarlah peluru 
 tajam tersebut? Apakah benar nyawa mereka sedang terancam saat itu, 
 umpamanya?
 
 Menurut saya yang paling penting diselidiki itu atasannya (dan 
 atasan atasannya). Kok dia sebegitu tololnya menyuruh tentara, 
 bersenjata pula, berhadapan dengan masyarakat. Masa sih, setelah 
 hampir sepuluh tahun reformasi, dia masih tidak tahu bahwa 
 ketertiban itu urusan polisi?
 
 Andi
 
 

Kirim email ke