Pada tanggal 04/06/07, ajud ajudri <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Salam Rekan FPK > > Hare Gene ada tentara nembak rakyatnya. Jawabnya tentu tidak ada...pasti > dengan keyakinan penuh. >
Kalo tidak ada buktinya baru aja 4 orang meninggal dunia + 1 janin. Apa mereka meninggal bukan karena bedil tentara? Kita sebagai sebangsa setanah air tentu prihatin dengan kejadian di > Pasuruan. Namun kita juga harus bisa memberikan kontribusi yg menyejukan, > bukan malah asal ngomong tanpa dasar. Seolah menjadi bagian saat peristiwa > itu terjadi. > Bukan tanpa dasar gimana? dasarnya, gampang sekali tentara itu menggunakan bedil untuk menembaki orang yang gak berdaya dalam hal ini masyarakat sipil, coba lawan tentara malaysia sewaktu di ambalat, kock gak berani nembak... Kita juga perlu memahami begitu beringasnya masyarakat kita saat ini. > Lihat saja saat kejadian di Papua, betapa mereka tanpa ada rasa > perikemanusiaan memecah kepala seorang Polisi. Harmonisasi dalam tatanan > kehidupan kita memang telah hilang entah kemana. Yang ada hanya kekerasan. > Masyarakat beringas karena pemerintah yang mengkondisikan dalam kehidupan bermasyarakat, buktinya militer jadi backing para tukang palak...apa ini bukan bukti dari hegemoni negara. Selain bersimpati dengan para korban, saya juga turut prihatin dengan > para perajurit dan keluarganya. Saya paham betul bagaimana kehidupan para > prajurit kita. Mereka juga manusia yg tentu memiliki rasa takut juga akan > amuk masa yg tak terkendali. Kalau secara replek mereka menarik pelatuk > tentu itu sangat berbeda dg mereka menarik pelatuk untuk melawan musuh atau > gerombolan. Semuanya pastilah dalam keadaan sangat terdesak. > masa sich replek menarik pelatuk, emang selama ini mereka gak dilatih apa? tentara kock replek narik pelatuk, pasti sewaktu masuk tentaranya nyogok itu... Kita juga tak bisa mempungkiri bahwa Pasuruan terkenal dengan daerah > tapal kuda, daerah dengan karakter masyarakat yg gampang tersulut amarahnya. > Siapapun kalo tanahnya diambil orang pasti akan marah, gak usah pasuruan orang banten aja kalo tanahnya diambil pasti juga ngamuk, bos Semoga kita tak berkepanjangan saling hujat dan caci maki yang tak > bermanfaat. Toh proses hukumnya juga berjalan. > Hukum yang mana? pesimis bos.... Salam hangat, semoga keluarga para perajurit dapat tabah dengan kejadian > ini. Yakinlah mereka bukan pembunuh saudaranya sendiri.
