Iya saya juga heran lho pak Loekyh... memang sih insidennya antara warga vs marinir, tapi di banyak berita, nongol info kalau tanah tsb sudah 'disewakan' kepada PT Rajawali .....
Mungkin sih para marinir ini sebenarnya mengawal kepentingan PT tersebut utk mengusir warga yg menggarap ladangnya dgn cara2 yg brutal, spt patroli, buldoser, lat tempur, dll. seperti yg diceritakan pengacara AH. Garuda Nusantara. Benar mungkin yg dikatakan pak Loekyh, bahwa tidak semua prajurit bersikap ksatria mengakui perbuatannya, dan tidak semua panglima mau menyelidiki kejadian yg se-benar2nya karena merasa kesatuannya terancam. Tapi bahwa teori2 atau alasan yg disampaikan oleh para pimpinan TNI AL (Mar) ini terkesan asbun dan tidak merasa bersalah, bisa terlihat jelas. Kenapa ya mrk buru2 berstatement sebelum ada penyelidikan resmi yg dilakukan oleh POM TNI dan lembaga terkait? Karena takut? Prajurit sapta marga kok takut membela kebenaran... prihatin banget... totot ----- Original Message ----- From: "loekyh" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, June 04, 2007 4:26 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] 1 tembak tanah, yang lain2 tembak langsung Re: Turut berduka > Trims mas Totot, mas Tri Handoko dan mas Toyo, benar sekali komentar anda. > > Memang berita-berita dan laporan berbagai tim mengindikasikan bahwa > paling-paling cuma satu-dua orang di antara 13 marinir yang menembak > ke arah tanah dan tidak mengejar-ngejar penduduk. Lebih banyak marinir > lain yang menembak langsung, bahkan mengejar-ngejar penduduk, saya kira. > > Tetapi ketika diintrogasi komandan, tentu saja cuma satu-dua orang > mariner tsb yg berani bicara terus-terang semacam berikut "Siap pak, > saya cuma menembak ke tanah tiga kali dan pelurunya mantul sampe 10 > kali sehingga nyasar ke 10 orang lain" :-(. Marinir yang lain cuma > menunduk diam. > > Ketika saya berkomentar tidak ada pihak yang 100% benar atau salah, > pikiran saya menduga ada AKAR MASALAH lain yang lebih mendasar, bukan > sekedar pihak ke 13 marinir vs pihak penduduk. > > Sesuai berita yg saya dengar, saya menduga ada pemanfaatan secara > komersial tanah milik AL tsb oleh pihak lain yang menguntungkan > segelintir individu2, mungkin beberapa pejabat AL. Pihak2 inilah yg > memerintahkan patroli rutin tsb karena mereka tentu saja merasa > dirugikan dan tersaingi oleh keberadaan penduduk yang juga > memanfaatkan tanah tsb. > > Salam
