TNI jangan menyalah gunakan kekuasan dengan pameran baju seragam dan menakut
nakuti masyarakat yang lugu. Mohon masalah ini diselesaikan dengan transparan
agar tidak terjadi kesalah pahaman dari seluruh masyarakat.
Salam
BS
Tri Handoko Seto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ya, karena memang kenyataannya tanah tersebut disewakan ke pt
rajawali untun dikelola. padahal rakyat masih beranggapan bahwa tanah tsb
adalah milik mereka. mereka bahkan lebih dulu tinggal di situ sebelum adanya
puslatpur. ini memang tidak menjamin bahwa rakyatlah pemilik tanah yg syah.
tapi jika melihat bahwa rakyat menolak pemberian 500m2 per keluarga dan 10jt
rupiah bantuan pembuatan rumah, sepertinya rakyat juga yakin sekali bahwa tanah
itu milik mereka. makanya ini harus diselesaikan. soalnya kita juga tau
baagaimana prosesnya sehingga TNI punya tanah di mana2 yg luasnya sangat
luarbiasa. banyak yang asal bikin patok aja kan?