Sdr. Bambang Priyanto dan rekan2 lain, harapan kita di milis ini sudah terkabul: akan ada interpelasi DPR tentang masalah LAPINDO. Salah satu penggagasnya juga berasal dari Sulsel, ttp bukan Ngabalin. Mungkin dapat bisikan dari anggota2 DPR di milis ini :-)
Harapan saya, substansi interpelasi ini bisa DIHAPAL, he, he, he - seandainya belum bisa dimengerti atau dihayati - oleh anggota2 DPR lain yang masih tidur dan tutup mata thd berbagai masalah dalam negeri: masalah LAPINDO, masalah pertanahan (yang memicu kasus Meruya, kasus penembakan Marinir di Pasuruan dan ribuan kasus2 lain), masalah pendidikan, masalah transportasi umum dan masalah2 DN yang lain. IMO, substansi interpelasi LAPINDU tsb adalah masalah penanganan bencana dan korban LAPINDO, bukan masalah datang atau tidak datangnya presiden secara langsung dalam sidang paripurna interpelasi. Juga bukan masalah citra (yang sedalam kulit): telah melekat citra bahwa Indonesia tidak bisa bebas aktif karena kita ikut2-an anti, eh, pro Amerika. Dalam usulan interpelasi tsb, yang ingin saya dengar adalah jawaban pemerintah (syukur dari Menkesra sendiri) thd isu bahwa ada konflik kepentingan antara bisnis group Bakrie yang terlibat LAPINDO dengan posisi Abu Rizal Bakrie di kabinet. Salam --- In [email protected], Bambang Riyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas Abdul Majid, > > Apakah karena DPR itu wakil rakyat lalu apa yang mereka perjuangkan selalu merupakan aspirasi masyarakat??? Masyarakat yang mana? Partai yang mereka wakili? Kepentingan politis pribadi? > Saya tidak membela pemerintah, tapi saya tidak suka dengan (oknum2) DPR yang sok menggunakan kuasanya, sok merasa diri wakil rakyat..... > > salam
