Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0706/08/135924.htm ======================
JAKARTA, KOMPAS - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso hari Jumat (8/6) siang menerima kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Marshall Angus Houston AFC di Balai Kota Jakarta. Pangab Australia itu didampingi Atase Pertahanan Kedubes Australia di Indonesia, Ian R Errington. Seusai pertemuan, Sutiyoso kepada pers mengatakan, kunjungan Angus Houston adalah kunjungan sahabat lamanya ketika Sutiyoso mengenyam pendidikan militer di Melbourne dan Canberra, Australia. Bahkan Houston disebutnya sebagai teman bermain tenis, sama-sama pernah masuk final. "Dia mengajak saya datang ke Australia dan bermain tenis lagi. Saya jawab oke saja tapi saya minta persoalan ini di-clear-kan," katanya. Menurut Sutiyoso, Angus Houston sebetulnya meminta dia main tenis hari Rabu namun karena Sutiyoso sudah tersinggung berat, akhirnya dia kembali ke Jakarta. "Houston minta maaf secara pribadi kepada saya dan berharap saya berkunjung lagi ke Australia," jelas Gubernur DKI Jakarta. Menurut Sutiyoso, dua detektif polisi New South Wales yang mendatangi kamar Sutiyoso di Hotel Shangri-La, memeroleh keterangan yang keliru dari sumber yang keliru. "Saya tidak pernah tahu soal insiden di Baliho. Banyak orang Timor yang ikut saya. Mereka tahu tentang saya," jelas Sutiyoso. Angus Houston kepada Sutiyoso mengatakan pihak militer Australia sama sekali tak bisa melakukan intervensi ke pengadilan karena sangat independen. Apalagi negara bagian, pengadilan federal pun demikian. Pertemuan ini berlangsung selama satu jam. Copyright 2006 Kompas Group
