iscab: Jika Indonesia ingin membangun PLTN, seharusnya rakyat juga berhak tahu hal-hal berikut. 1. safety and security procedure safety artinya sistem tidak membahayakan manusia dan lingkungan security artinya manusia dan lingkungan tidak membahayakan sistem (Ingat, di Indonesia rawan teroris dan aksi pengrusakan)
2. penanganan limbah: pengolahan, lokasi pembuangan, dll misalnya di Muria dibangun PLTN, lalu pulau lain jadi tempat buang limbah 3. resiko apa saja yang timbul akibat kegagalan sistem, serta bagaimana penanganan kegagalan sistem Jangan menutupi informasi kepada rakyat, sehingga rakyat cuma menerima sialnya saja. Pada tahun 2020, diperkirakan nanoteknologi akan mencapai kemajuan pesat, dan diperkirakan sel surya akan mengalami penurunan harga drastis serta lebih aman karena menggunakan teknologi Silikon. Mungkin pembangkit listrik tenaga surya bisa mulai dipikirkan. Mengapa Indonesia tidak mencoba sumber energi gelombang laut, angin, sel surya, dll? Condro On 6/7/07, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Masyarakat Diajak Aktif Mencari Solusi Energi > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0706/07/utama/3584517.htm > ======================= > > Jakarta, Kompas - Pemerintah tetap bersikukuh untuk melanjutkan > rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir atau PLTN di > Semenanjung Muria, Jawa Tengah. Namun, penolakan masyarakat atas > rencana jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pasokan energi > listrik di Jawa-Bali itu tetap dihargai. [Non-text portions of this message have been removed]
