Betul sekali, sekarang ini masih terlalu dini untuk menyatakan
sumbernya hanya dari fosil ataupun reaksi nuklir, apalagi sikap
pesimistis terhadap pemikiran hydrogen energy business yang bagi
sebagian besar Negara maju sudah menjadi program tujuan untuk 30-40
tahun mendatang. Tapi sekarang ini saya lebih tertarik membicarakan
pola pikir dasarnya terlebih dahulu, yaitu H2 hanya sebagai energy
carrier yang penggunaannya didalam proses fuel cell (galvanic),
sementara kebutuhan listrik utama dilakukan dengan proses solar cell
(photo voltaic) pada saat dan tempat yang memungkinkan, yaitu di
area katulistiwa pada siang hari. Jadi H2 dilihat dan ditangani
seperti halnya BBM sekarang ini, yaitu negara-negara dibelahan utara
dan selatan mendapat supply H2 dari negara-negara di equator.
Sementara seluruh proses konversi energinya hanya tinggal dua, yaitu
photo voltaic (tanpa emisi) dan galvanic (emisinya H2O). Apabila
pola pikir ini feasible dari segala aspect, berarti Indonesia sudah
bisa melihat peluangnya sebagai negara equator, jadi ngga usah repot
repot melakukan penelitian ke proses fuel cell atau solar cell nya,
karena tokh kita udah ketinggalan beberapa generasi dari para
pakarnya. Atau pemikirannya terlalu dungu ya? Gimana nih pendapat
para ahli?
Salam,
Bodo


--- In [email protected], reni renata
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Menaggapi pernyataan bahwa hidrogen itu sumbernya semua dari bahan
fosil itu tidak benar. Ada mikroorganisme yang dapat menghasilkan
hidrogen dari limbah organik atau tak organik. Kini produksi
hidrogen selain dari air sedang dikembangkan produksi hidrogen dari
bio (biofuel). Ya memang untuk menuju suatu tujuan itu banyak
tahapnya pak Andi, tidak semudah membalikan tangan. Yang kedua,
emisi gas buang hasil dari fuel cell yang berbahan bakar hidrogen
atau gas alam atau yang lain sangat rendah apabila dibandingkan
dengan bahan bakar seperti bensin atau solar. CO gak ada, NOx gak
ada. SOx gad ada dan CO2 sangat sedikit karena CO2 juga dapat
dirubah menjadi sumber elektron. Elektron inilah yang digunakan
sebagai sumber energi listrik.
>    ----- Original Message ----

Kirim email ke