Oh, tentu saja kita membiarkannya saja, Sdr. Debby. Tak ada urusan 
larang-melarang di sini. Kenapa kalo ada pendapat tak setuju lalu selalu harus 
dikaitkan dengan larang-melarang? Kan tidak harus kan pandangan kita sejalan 
dengan kajian-kajian itu, maka baru halal diutarakan?
   
  Inti posting saya kepada pak Bambang juga senada dengan Anda kok, bahwa 
temuan Cameron dkk itu sama sekali bukan "ancaman" (meminjam kata Anda), 
makanya saya sampaikan bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan.
   
  Teologi adalah UPAYA untuk memahami keimanan secara rasional, namun saya tak 
selalu setuju jika dikatakan bahwa teologi adalah rasionalisasi keimanan. 
Artinya, iman memiliki aspek rasional, seperti Anda katakan. Namun, 
rasionalitas bukan karakter utama keimanan dan bukan satu-satunya ukuran 
keimanan.
   
  Ketika saya bicara soal keimanan Kristen yang hakikat utamanya terletak di 
luar gairs batas logika, saya sedang bicara tentang iman, bukan agama. Jadi, 
jangan disalahkparahkan.
   
  manneke

albert deby <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Pak Maneke dan Pak Bambang,...

kalau menurut saya, biar saja segala macam guncangan terhadap iman dan agama
itu ada. biar saja. sebesar apapun, biar saja. bagi saya, justru dengan
segala macam guncangan -(bisa berupa pertanyaan-pertanyaan kritis, atau
seperti si Cameron itu) iman yang dimiliki oleh manusia makin ditantang
untuk semakin dimurnikan dan dewasa.

menurut saya, iman itu mau tak mau memiliki aspek rasional juga (kalau tidak
aspek ini, pasti tak ada ilmu teologi). dengan demikian, akal budi kita
dipakai juga untuk mengolah iman. thus, kalau ada "ancaman" ilmu pengetahuan
terhadap agama dan iman, justru itu menjadi kesempatan yang baik untuk
mendewasakan iman kita.

semoga kita semua memiliki iman, bukan sekedar agama....

[Non-text portions of this message have been removed]



         

                
---------------------------------
 All new Yahoo! Mail - 
---------------------------------
Get a sneak peak at messages with a handy reading pane.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke