SIARAN PERS: Rotterdam, 20 Juni 2007 ³Indonesia Masa Depan²: Kolaborasi para Pelajar Indonesia di Eropa untuk Berkontribusi bagi Tanah Air
Risau dengan keadaan Indonesia saat ini dan jenuh dengan berbagai gelombang keluhan serta protes tanpa orientasi solusi, namun dengan menyadari potensi besar yang masih tersimpan, kaum muda Indonesia yang antara lain terhimpun dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Belanda, Inggris, Italia, Jerman, Perancis, Spanyol, Swiss, Trondheim, dan lainnya akan mengadakan Pertemuan Pelajar Indonesia bertemakan ³Indonesia Masa Depan (IMD): Peran Kaum Muda² di Belanda pada akhir pekan nanti. Program yang akan diikuti oleh kaum muda Indonesia dari berbagai penjuru dunia ini akan mengkompilasikan dan mengkolaborasikan berbagai pemikiran solutif sesuai dengan bidang minat dan kepakaran masing-masing. Hasil pertemuan dimaksudkan bukan sebagai sebuah akhir melainkan awal dari proses diskusi yang berkesinambungan. Masukan terhadap hasil pertemuan dari siapa saja yang berorientasi solusi akan dibahas dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya. Pertemuan pelajar (dari tingkat strata satu sampai tiga) ini tidak akan menuntut siapapun baik institusi pemerintah maupun swasta, melainkan ingin mengejewantahkan semangat untuk menuntut diri masing-masing untuk berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia masa depan yang lebih baik. Semangat ini diharapkan dimulai dari bidang dan area profesi yang beragam dimana para pelajar berkarya baik itu birokrasi, swasta, akademisi, media, ataupun masyarakat sipil secara simultan. Tujuan pertemuan multi-disiplin seperti ini adalah untuk melengkapi pemikiran sektoral dengan kolaborasi lintas-sektor guna saling memahami kontribusi dan interdependensi sektor-sektor yang berbeda. Gubernur Lemhanas, Muladi akan memberikan ceramah singkat dan membuka secara resmi rangkaian kegiatan IMD ini. Beberapa pakar nasional yang akan berpartisipasi untuk memperkaya diskusi dengan para pelajar antara lain Koesmayanto Kadiman (Menristek), Makarim Wibisono (Dubes RI untuk PBB), Eko Prajoso (FISIP UI), Revrisond Baswir (Pusat Studi Ekonomi Rakyat UGM), dan Nurul Arifin (aktivis gender). Malam sebelum rangkaian kegiatan dimulai akan diputar film Nagabonar Jadi 2 diikuti dengan diskusi langsung bersama Deddy Mizwar. Pertemuan IMD yang akan dilangsungkan pada tanggal 23-24 Juni nanti akan memberdayakan fasilitas milik bangsa sendiri, yaitu Aula Nusantara yang bertempat di gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. Informasi lebih lanjut dan beberapa materi yang akan dibahas dapat ditemukan di situs resmi www.indonesiamasadepan.org. [Non-text portions of this message have been removed]
