Namanya jangan panti jompo, konotasinya se akan2 semua jompo harus dibawa ke sana, padahal bila masih mempunyai anak2 bahkan keluarga dekat lainnya, mereka2lah yang berkewajiban merawatnya. Jompo2 terlantar atau ditelantarkan yang perlu panti sosial. Kalau beri nama jangan yang berkonotasi buruk atau merendahkan.
rzain --- In [email protected], AniDj <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya rasa cuma orang yang gak punya naluri , gak manusiawi dan gak tahu menghormati orangtua yang gak setuju panti jompo dibangun sebanyak-banyaknya. Moga2 yang ngomong gak setuju panti jompo dibangun dihari tuanya gak ketulak sama omongannya sendiri. > > AniDj > > > Ratih Gandasetiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ya jelas JK gak setuju rumah Jompo,diakan mampu punya > pembantu segudang.Saya sendiri yang sudah memasuki > usia lebih dari setengah abad...sangat berharap > sepuluh tahun lagi mudah2anakan ada rumah jompo yang > manusiawi,memudahkan orang yang sudah sulit > menggerakan anggota tubuhnya tetapi masih ingin > beraktivitas dan tidak selalu tergantung pada anak2nya > yang pasti mereka juga mempunyai kesibukan-kesibukan > sendiri. > > Dengan demikian prinsip mandiri akan selalu > terjaga,dan hal itu membuat kita bangga pada diri kita > sendiri.....meskipun sudah tua kita masih mampu > berdedikasi tanpa menggantungkan diri kita pada anak > maupun sanak saudara. > > Ya mari kita sambut....panti jompo yang akan sangat > membantu. > > Salam Ratih > > - >
