Ad yang tahu nagaimana menghubung sutradara dibawah Ini: wawan Sofwan ? Mungkin 
 Homor HPnya ? Terimakasih sebelumnya.

  Salam, Irry.

Faiza Mardzoeki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

NYAI ONTOSOROH
Kisah perlawanan perempuan bernama Sanikem…


Zaman kolonial Belanda gadis-gadis dijual, diserahkan kepada

pembesar-pembesar Belanda dijadikan gundik, atau Nyai...
Jaman penjajahan Jepang perempuan dijual dan dipaksa dijadikan Jugun Ianfu...
Jaman sekarang perempuan-perempuan dijual oleh keluarga, oleh negara, dijadikan 
TKW, menjadi budak rumah tangga, kadang dipaksa atau ditipu dijadikan pekerja 
sex

demi devisa, jadi pahlawan sehari, kemudian dilupakan…

Dari zaman kolonial sampai sekarang ….. kapan berhenti……?

Sudah waktunya perempuan harus melawan,
melawan sehormat-hormatnya.

Pengarang tersohor Indonesia, Pramoedya Ananta Toer mengajarkan tentang 
perlawanan perempuan dan pembentukan karakter,
dalam novelnya yang paling popular Bumi Manusia.

Tahun ini untuk pertama kalinya sosok perempuan pelawan, gundik dan perempuan 
terpelajar sekaligus, Nyai Ontosoroh, muncul diatas panggung.



Segera datang di bulan Agustus ini. Saksikanlah!..Jangan sampai ketinggalan….

Pentas Teater Nyai Ontosoroh
Adaptasi dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer

Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Jakarta, 12, 13, 14 Agustus 2007

" Kita telah melawan, Nak, Nyo. Sebaik-baiknya. Sehormat-hormatnya..."



Naskah : Faiza Mardzoeki, Sutradara : Wawan Sofwan

Kirim email ke