iscab: Kalau tata ruang itu termasuk juga jalur transportasi juga, ya? Aku tidak mengerti planologi dan ilmu teknik sipil maupun arsitektur.
Kalau membangun PLTN pasti si pemikir sudah punya bayangan jalur transportasi bahan baku dan limbah. Uranium datang dari pelabuhan, dikirim ke PLTN, pasti lewat jalan tertentu. Kemudian limbah dari PLTN, dikirim ke lokasi pembuangan limbah, juga pakai jalur tertentu. Nah jalur radioaktif ini disebut jalur castor. Di negara-negara Eropa, kelompok-kelompok lingkungan hidup banyak mempermasalahkan castor. Di negara-negara bagian tertentu pada suatu negara di Eropa, yang partai environmentalis berpengaruh kuat, pemerintahnya menolak daerahnya dijadikan jalur castor. Nah, hitung-hitungan ekonomis dan energi mungkin sudah diperhitungkan oleh perencana PLTN Muria. Bagaimana dengan hitung-hitungan konflik sosial yang timbul, ketika suatu daerah di Indonesia menolak dijadikan jalur castor. Dugaan saya, Pantura akan dijadikan jalur castor. Pelabuhan yang menerima uranium, kayanya Jakarta, kemudian uranium diangkut melalui Pantura hingga Muria. Limbahnya juga harus lewat pelabuhan lagi, karena kemungkinan besar daerah pembuangan limbah adalah pulau-pulau di Indonesia yang tidak berpenghuni. Ada pengalaman Indonesia dalam membuat waduk. Membuat waduk itu mudah, tapi memikirkan bagaimana waduk itu bisa berisi air untuk jangka panjang itu belum tentu semudah yang dibayangkan. Waduk harus dapat aliran air dari sungai-sungai yang menuju waduk. Tapi banyaknya penebangan pohon dan pengalihan lahan pada daerah aliran air yang menuju waduk, membuat waduk kekurangan air masuk. Hal ini, menyebabkan waduk yang jaman dulu bisa menghasilkan listrik sekian watt, sekarang lebih kecil. Setiap hal di dunia ini saling berhubungan. Nah, membuat PLTN juga sama. Membangun PLTN di Muria itu mudah. Tapi daerah-daerah lain juga perlu dipikirkan, karena daerah-daerah lain itulah yang akan jadi jalur transportasi bahan bakar dan limbahnya. Setiap hal di dunia ini saling berhubungan. Maka AMDAL itu bukan cuma dilakukan di Muria saja, tapi juga kota-kota dan kabupaten yang bakal dilewati castor. con... On 6/26/07, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0706/26/humaniora/3630365.htm > ======================= > > Jakarta, Kompas - Departemen Pekerjaan Umum menyatakan belum membuat > rencana tata ruang pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir atau > PLTN. Departemen PU masih menunggu masukan dari sektor-sektor terkait > tentang lokasi pembangunan PLTN tersebut. > > "Dalam rencana tata ruang Pulau Jawa-Bali, yang segera ditetapkan > dalam peraturan presiden tahun ini, bahkan belum dicantumkan lokasi > pasti PLTN itu akan dibangun," kata Direktur Penataan Ruang Nasional, > Departemen PU, Ruchyat Deni Dj, Senin (25/6) di Jakarta. > [Non-text portions of this message have been removed]
