saya pikir, rating itu bisa dibuat kok...
bukankah rating itu hasil dari survey. dan survey itu tentunya menggunakan
kuesioner.
pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner itu sangat mudah untuk diarahkan
sedemikian sehingga secara tidak sadar, akhirnya kemungkinan besar jawaban
responden pada akhirnya akan menuju kesimpulan yang diinginkan pembuat
survey.
saya tidak pernah percaya seratus persen dengan survey. kalau sebuah
sinetron di indonesia yang amburadul isinya gitu mendapat rating yang
tinggi, saya justru curiga dengan kualitas pertanyaan dan kualitas
responden.
Rating kan hanya bicara soal kuantitas, bukan kualitas.....


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke