DH,

ini hampir mirip dengan kejadian yg saya alami.
waktu saya hendak ke malang dari surabaya....macetnya minta ampun karena ada 
bencana lumpur lapindo.
trus...jalan nya pada rusak...trus meeting nya jadi terlambat...
padahal saya tanpa pengawalan loh...

jadi mikir...kalo masyarakat disana tuh...bagaimana yah bila mau sekolah dan 
bekerja...?

PG 

----- Original Message ----
From: Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, 9 July, 2007 9:48:34 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kunjungan Kerja Wapres Penuh Insiden









  


    
            Laporan Wartawan Kompas Wisnu Nugroho A



http://www.kompas. co.id/ver1/ Nasional/ 0707/08/183951. htm

============ ========= =



PADANG, KOMPAS - Kunjungan kerja dua hari Wakil Presiden didampingi Ny

Mufida Kalla bersama rombongan ke Sumatera Barat diwarnai beberapa

insiden. Insiden paling besar yang mengakibatkan tiga orang luka-luka

adalah selipnya bus dalam iring-iringan kendaraan Wapres yang kembali

dari Tanah Datar menuju Padang, Minggu (8/7).



Iring-iringan kendaraan Wapres yang pergi-pulang Padang-Tanah Datar

menempuh jalan darat memang panjang. Selain rombongan resmi yang

berisi pejabat dari Jakarta menggunakan sekitar 25 kendaraan, ada

puluhan kendaraan lain yang mengikuti di belakang. Iring-iringan

kendaraan bertambah panjang karena ada beberapa kendaraan pengawal di

depan dan di belakang rangkaian.



Pengawalan dilakukan untuk alasan keamanan dan kecepatan sampai di

tempat yang dituju. Untuk memperlancar laju kendaraan, penutupan jalan

dilakukan sehingga hanya iring-iringan kendaraan yang melintasi jalan.

Iring-iringan diatur selang seling kiri dan kanan untuk menghindari

tabrakan beruntun jika ada kendaraan di depan yang bermasalah.



Bus yang selip dan mengakibatkan tiga orang luka-luka berada di ujung

belakang iring-iringan bersama sekitar 15 kendaraan lain di belakang.

Bus itu adalah bus cadangan yang kosong dengan warna hijau milik DPRD

Sumbar.



Selain kecelakaan, insiden kunjungan kerja Wapres ke Sumbar diawali

dengan ban sedan Toyota Crown hitam yang digunakan Wapres kempis

sebelum berangkat ke Tanah Datar dari Bukittinggi.



Di Tanah Datar, saat upacara adat Batagak Tonggak Tuo di Istano Basa

Pagaruyung, tiang utama yang dibalut kain kuning terhempas jatuh di

hadapan Wapres dan hadirin saat hendak ditegakkan bersama-sama.



Insiden berikutnya, sesaat sebelum peresmian pembukaan Pekan Budaya

Sumbar dan Pesta Permainan Tradisional Anak Nusantara 2007, tenda

peneduh di tepi Pantai Padang rubuh terhempas angin yang menyertai

hujan. Karena kendala cuaca, acara dipindah di dalam ruangan yang pengap. 



Setelah cuaca membaik, acara dilanjutkan di luar ruangan di tepi

pantai. Namun, acara di luar ruangan tidak berlangsung lama karena

Wapres bergegas ke Bandar Udara Bukittinggi untuk bertolak kembali ke

Jakarta.



Copyright 2006 Kompas Group


Kirim email ke