Mas Indra, Makasih ya ama masukannya.....betul sekali,memang kita sekarang sudah waktunya juga memberikan pelajaran pada institusi-institusi yang hanya ingin memperkaya diri tetapi sama sekali tidak bertanggung jawab atas kualitas dari produk yang di jualnya.
Salam Ratih --- Indra Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Saya juga dulu pernah langganan TV kabel > 'Kabelvision' dan mengalami hal > yang sama seperti yang dialami oleh orang lain > dibawah. Oleh karena itu > saya memutuskan untuk pindah berlangganan ke > 'Indovision'. Tanpa > bermaksud untuk promosi (hanya sekadar share > pengalaman aja), ketika > banjir besar melanda Jakarta kemarin, rumah saya > termasuk yang terkena > banjir di Klp Gading Summarecon, dalam musibah tsb > remote control > Indovision saya jatuh ke air dan rusak. Segera > setelah banjir surut, > saya menghubungi Indovision via email. Email tsb > dibalas keesokan > harinya dan dijanjikan akan dikirim teknisi ke rumah > dalam minggu itu > juga, dan ternyata benar, dua hari kemudian datang > teknisi ke rumah > mengganti remote control tsb. Dalam hal ini saya > sangat menghargai > customer care Indovision yang cepat dan tanggap > dalam melayani keluhan > konsumen. > > > > Hal lainnya yang saya temukan sebagai kelebihan > Indovision adalah dari > segi kualitas gambar dan suara. Kabelvision masih > menggunakan teknologi > analog, sedangkan Indovision sudah menggunakan > teknologi digital > sehingga kualitas gambarnya jauh lebih baik. Dari > segi suara juga > Indovision lebih baik karena sudah stereo sedangkan > Kabelvision masih > mono. > > > > Yang paling bagus adalah dari segi harga! Ketika > berlangganan > Kabelvision dulu, saya harus membayar sekitar Rp. > 350 rb per bulan untuk > paket basic + movies (HBO dan Cinemax), sedangkan > Indovision untuk paket > basic yang sama + movies (HBO, HBO Signature, > Cinemax dan Star Movies) > saya hanya membayar Rp. 224 rb per bulan. Kalau > seandainya dulu dengan > Kabelvision saya mau berlangganan paket basic + > movies lengkap seperti > Indovision mungkin bayarnya bisa jadi sekitar Rp. > 450 rb per bulan, > karena kalau mau nambah Star Movies misalnya, harus > bayar lagi Rp. 40 rb > per bulan (HBO Signature saya nggak tahu harganya > berapa karena dulu di > Kabelvision blm ada, nggak tahu sekarang udah ada > apa blm, tapi kalau > ada pun saya pikir harganya nggak jauh dari HBO > yaitu Rp. 50 rb per > bulan). > > > > Kelebihan yang lain, Indovision bisa diterima dimana > aja, jadi kalau > kita pindah rumah misalnya gak masalah, sedangkan > Kabelvision terbatas > jaringannya. Di lapangan kita yang lokasinya di > tengah hutan Sumatera > aja kita pakai Indovision. > > > > Untuk viewing program juga saya rasa Indovision > lebih baik. Kabelvision > setiap bulan memberikan majalah (semacam program > guide) secara gratis, > sedangkan Indovision menggunakan program interaktif > yg bisa dibaca > langsung di layar kaca. Kabel vision juga ada, tapi > mereka hanya > menyediakan satu channel khusus (channel 1 biasanya) > untuk melihat > program2 yang akan tayang, sedangkan di Indovision > menu untuk melihat > program bisa diakses ketika kita menikmati channel > apa saja (menunya > akan muncul di bagian bawah layar), dari menu tsb > kita bisa melihat > program yang akan tayang di channel mana pun dan ada > sinopsisnya juga.
