Walaupun agak terlambat, saya juga turut berduka cita atas meninggal Telly Savalas. Biarlah Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada seluruh keluarga yang dikasihinya.
Waduh upacara pemakaman, jadi berubah seperti di Red Carpet saja ya. Disayangkan masyarakat yang kurang menyadari rasa sedih keluarga yang ditinggalkan. Reporter yang menanyakan hal tsb ke anak Telly Savalas, memang kelihatan kurang tepat saatnya. Saya pernah membaca dan mendengar pengalaman orang yang sedang mengalami duka, malahan jadi tambah sedih lagi karena ada penipu2, pencopet2 dan pencuri2 di tengah kedukaan mereka. Semoga semua saling menyadari kesalahannya dan memperbaikinya untuk tidak berbuat kesalahan yang sama lagi. Lily --- In [email protected], Bambang Riyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bagaimana dengan warga yang datang melayat? Yang lain sedang bersedih, beberapa warga malah berteriak "Ulfa....Ulfa...." dan "Eko....Eko....". Belum lagi Tukul yang dikerubuti dimintai tanda tangan dan foto. Baru pertama kali mereka melihat artis secara langsung. Jadi bisa dinilai wajar jika mereka histeria seperti itu. Tapi kalau dilihat dari situasinya saat itu, apakah wajar? > Mungkin mereka bukan hendak melayat, tapi memang sengaja datang karena tahu pasti banyak artis datang. Bagaimana sedihnya keluarga yang ditinggal Taufik ditambah dengan keadaan seperti itu.... >
