Kalo saya tangkap maksudnya JK itu bagus, yaitu agar kita mengembangkan dan memanfaatkan produksi atau hasil karya bangsa sendiri.. Misalnya soal kereta api (KA), dia bilang kita udah 150 tahun punya KA, tapi kenapa utk urusan sinyal aja mesti pesen ke Siemens, kenapa nggak bisa buat sendiri?? Jadi menurut saya JK ada betulnya juga, buat apa kita punya kementrian RISTEK kalo nggak ada hasilnya, kalo semua2 mesti kita beli atau datangkan dari luar..
Lebih jauh lagi kalo saya melihat kita juga punya industri strategis, tapi kenapa semua2 mesti didatangkan juga dari luar? Contoh, kenapa kita mesti beli gerbong KA bekas dari Jepang, kenapa tidak PT LEN atau INKA yg membuatnya?? Angkatan Laut kita kapalnya banyak yang sudah tua dan tidak siap operasional, kenapa kita tidak bikin kapal perang sendiri, kan kita punya PT PAL?? Pesawat tempur kita juga banyak yang sudah uzur, beli dari luar negeri mahal (sanggup beli Sukhoi tapi nggak sanggup beli persenjataannya, jadilah macan ompong), kenapa kita nggak buat sendiri pesawat tempur made-in-Indonesia spt Jepang, Taiwan, China, bahkan India, kan kita punya PT DI yg sudah terbukti sanggup membuat pesawat yang bisa terbang?? Persenjataannya bisa dibuat oleh PINDAD bekerjasama dengan LAPAN yang sudah sukses membuat dan menerbangkan beberapa roket tempo hari. Jadi kalo saya bilang, pernyataan JK itu harus ditanggapi secara positif, bukan secara emosional... From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Bambang Soetedjo Sent: 02 Agustus 2007 13:42 To: [email protected] Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: KALLA: BUBAR SAJA KEMENTRIAN RISTEK Masalahnya adalah bagaimana diplomasi pak JK didepan umum dan jangan asal jeplak mengenai membubarkan kementrian dan bukan masalah kita jadi kacung asing atau whatever istilah anda. Sebagai wapres kan seharusnya diplomasi kelas tinggi dilakukan dengan bawahan dan bukan diplomasi murahan asal jeplak. Kementrian yang dipimpin pak KK kan isinya juga para ahli dan bermutu tinggi. Salam BS
