Tks kritiknya. Kemampuan menciptakan kebutuhan teknologi dan kesungguhan menggunakan produk teknologi tsb adalah dua hal terpisah.
Khusus untuk Sinyal KA ( Railway Signaling). Sudah lama kita kembangkan dan secara kita terapkan. Tantangan terbesar adalah memberi peluang penerapannya. Tahun 2006 Pemerintah (cq DepHub) memberi peluang yang kita nantikan. Ticketing dan Signalling untuk doible-track Serpong-tanah Abang sudah sepenuhnya hasil R&D & Produk dalam negeri. Kerjasama Perguruan Tinggi, Lembaga Riset dan BUMN. Kini satu jalur terpasang buatan Perancis dan sartu jalur buatan Indonesia. Untuk tender beberapa jalur baru, kami dengan gigih galang kekuatan agar Produk Indonesia yang menang. Juga sedang kami lakukan untuk beberapa alutsista, alkomlek, rankut, rantis dan ranpur untuk TNI & POLRI agar Produk Anak Negeri yang menang tender. Jabat erat, KK > saya pernah lihat di TV , signal Buat KA automatic di buat sama anak SMP > di jawa tengah . > > heran ... orang2 ristek pada kemana ya ? > > teknologi nga perlu canggih2 dulu .. benahi dari bawah yang mudah aja nga > bisa .. > > itulah Indonesia , terlalu canggih jadi nga bisa mikir lagi ..
