emang bener sih mbak mariana
kalo ngomongin soal salah benar ngerokok gak ada habisnya...

yang lebih dipersoalkan adalah efek candu-nya
walau gak se-ekstrim narkoba
karena pada banyak kasus - yang berpendapatan minim- karena sulit
menghentikan kebiasaan merokok jadinya mengorbankan 'jatah' tuk
makan keluarganya tuk kepentingan pribadi...
mungkin yang perlu diatur cara ngendaliin diri terhadap kebiasaan
merokok gitu....

makasih mbak....

salam, yolanda



--- In [email protected], Mariana Amiruddin
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya sering memperhatikan label di setiap rokok itu ada  gambar
> pancasila dan 40% dari rokok yang kita beli untuk setor pajak ke
> negara. GImana kalau yang 40% ini adalah untuk melestarikan
> lingkungan, menanam pohon dll. Soalnya orang pada bilang rokok itu
> membahayakan kesehatan sementara orang indonesia cepat mati lebih
banyak
> karena hal lainnya. Kerusakan lingkungan; pembakaran hutan, lumpur
> lapindo, perusahaan minyak, jual beli hewan langka dsb, dsb.
> Bagi petani-petani di desa, merokok itu lebih sehat ketimbang lahan
> mereka dibakar.
>
> Mariana

Kirim email ke