Perkenalkan kami dari Solidaritas Indonesia Untuk rakyat China—sebuah 
koalisi masyarakat sipil Indonesia untuk mendorong perbaikan kondisi 
hak asasi manusia (HAM) di negeri China. Kami bersama dengan CIPFG 
(Coalition to Investigate the Persecution of Falun Gong), sedang 
menggalang dukungan masyarakat internasional untuk menyambut Obor HAM 
Estafet Global yang rencananya akan melewati Indonesia pada awal 
Januari 2008. 

Saat ini, Obor HAM yang dimulai di Athena sejak 9 Agustus 2007 lalu, 
telah melalui negara-negara Eropa dan Australia, serta akan 
berkeliling di lima benua melewati banyak negara.

Seperti diketahui, saat China diberi kepercayaan untuk menjadi tuan 
rumah Olimpiade 2008, ia berjanji akan memenuhi piagam Olimpiade 
dengan memperbaiki kondisi hak asasi manusia-nya. Namun yang terjadi 
adalah, catatan HAM-nya justru semakin memburuk dalam beberapa tahun 
ini. 

Laporan-laporan yang dikeluarkan oleh Amnesty International, Human 
Rights Watch, Organisasi Jurnalis, dan berbagai media asing 
menguatkan bukti adanya tindakan yang dilakukan pemerintah komunis 
China untuk "membasmi" kelompok-kelompok masyarakat yang dianggapnya 
berbahaya sebelum Olimpiade 2008. Praktek keji pengambilan organ 
dalam keadaan hidup di kamp-kamp konsentrasi untuk memenuhi kebutuhan 
industri transplantasi, juga masih terjadi hingga kini.

Selama ini, korban pelanggaran HAM yang dilakukan penguasa China 
antara lain: pengacara HAM (Gao Zhisheng dkk), aktivis HAM dan 
lingkungan, kelompok pro-demokrasi, jurnalis independen, blogger, 
kaum muslim Uighur, kaum Tibetan, praktisi Falun Gong dan pemimpin 
agama,  rakyat yang tergusur tempat tinggalnya, rakyat China yang 
ditahan di kamp kerja paksa, korban aborsi dan kebijakan satu anak, 
rakyat Darfur (Sudan) dan rakyat Burma dll.

Berdasarkan kenyataan tersebut, para aktivis dan tokoh HAM dunia 
serta organisasi internasional menyelenggarakan kegiatan Obor HAM 
Estafet Global, untuk mendorong penguasa China memperbaiki kondisi 
HAM-nya menjelang Olimpiade. Komunitas Internasional sangat berharap 
penyelengaraan Olimpiade di Beijing dapat menegakkan semangat 
perdamaian dan persaudaraan antar bangsa. 

Sikap Rejim komunis China yang melakukan pelanggaran HAM terhadap 
rakyatnya telah memperparah penderitaan bagi para korban, serta 
menunjukkan sikap acuh tak acuhnya dalam hitungan waktu mundur 
Olimpiade.

Oleh karena itu, kami ingin mengajak Anda untuk bersama-sama 
mengulurkan tangan membantu para korban yang ditindas, dengan 
mengambil langkah untuk menekan penguasa China agar berubah, 
menghormati HAM rakyatnya, dan menjunjung tinggi kemanusiaan. 

Sekedar mengingatkan, pada tahun 1936, rejim fasis Nazi 
menyelenggarkan Olimpiade di Berlin di tengah-tengah penindasannya 
terhadap kaum Yahudi. Kita tak dapat membiarkan hal ini terulang 
kembali di China. Kami berharap kita bisa melakukan sesuatu, 
mengambil sikap agar pesta olah raga dunia di Beijing pada 2008 tidak 
menjadi alat propaganda bagi penguasa China yang represif. "Olimpiade 
dan kejahatan tidak boleh eksis bersama."

Mari kita bergabung dalam momen sejarah yang agung ini, menyuaran 
kebenaran dan membela rakyat China yang tertindas dan teraniaya. Tak 
bisa lagi kita hanya berkata, "Kita tak tahu". Pelanggaran HAM yang 
terjadi di suatu negara, adalah masalah kita bersama. Dengan tidak 
menutup mata terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Air, kita 
juga mesti memberikan solidaritasnya terhadap saudara-saudara kita di 
China yang tertindas.


Jakarta, November 2007
Solidaritas Indonesia Untuk Rakyat China


Fadjar Pratikto
Koordinator

Contac person: 021-71013688 



Catatan: 
Jika anda ingin bergabung dengan "Solidaritas Indonesia Untuk Rakyat 
China", serta  berpartisipasi dalam Obor HAM Estafet Global, dapat 
mengirim dukungan via SMS atau email ke: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke