Lho saya kan bilang kualitas dan harga, maksud saya, penilaian produk lebih ke 
arah dua hal itu, kalau luar negeri minded kan jelas minded akan merk2 terkenal 
di dunia. Tapi konsumen sudah sadar bahwa merk seperti nike ternyata sebagian 
produknya dibuat di indonesia. Mungkin sekitar 5 - 10 thn yang lalu brand 
minded akan merk2 terkenal lebih kuat jauh dibanding sekarang. Menurut saya 
lho. Tapi ndak tau kalo di daerah2 selain di jakarta ya.

Best Regards,

Eric Soesilo
[EMAIL PROTECTED]
0815-13-899-899

Sent from my E61i with Indosat Matrix Blackberry

-----Original Message-----
From: Samali Djono <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Tue, 15 Jan 2008 08:33:14 
To:[email protected]
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Ketika kampung kami diserbu anak2 kota....


rekan Eric,
 "konsumen sekarang ini lebih realistis" dan "yang penting kualitas dan harga" 
rekan Eric, tidak 
 sesimpel itu permasalahannya, pembeli tidak bisa digeneralisir seperti itu. 
ada istilah disebuah 
 modul "salesmanship course" yang menyebutkan, "let's customer buy with their 
own reasons". 
 artinya kriteria membeli itu akan beragam. itu yang disebut sebagai karakter 
pembeli.
 contoh singkat saja dari dunia industri. kenapa para pembuat sepatu terkenal 
dari Eropa, seperti Bally/Salamander/Aldo Brue, rela mengeluarkan biaya yang 
tidak sedikit untuk menaruh para 
 tenaga ahli kulitnya [tenaga asing] dipabrik-pabrik penyamakan kulit 
diYogya,Surabaya dll selama 
 bertahun-tahun?. jawabannya adalah, karena mereka maunya hanya kulit sapi Jawa 
dengan berbagai kriteria, kualitas dan alasan2 mereka yang mengalahkan 
"realistis", sekaligus juga "asal muasal" yang 
 anda sebutkan. kalau mau bicara murah, mungkin kulit [finished leather] dari 
China atau India saat ini 
 akan lebih murah, tapi kenapa mereka tetap membelinya dari Indonesia.
 tulisan Pak Bambang Soetedjo, mengenai "luar negeri minded". saya yakin masih 
relevan saat ini, tapi 
 mungkin sudah berkurang [moga2benar]. tinggal kembali pada masyarakat 
konsumen, apakah mau memakai dan membeli produk dalam negeri sendiri. contoh 
yang terkait pada sandang. saya yakin 
 bahwa produk sandang diIndonesia, sudah jauh lebih baik dari negara2 dunia ke3 
lainnya. teknologi2 
 mutahir seperti serat micro-fiber, yaitu serat polyester yang lebih halus dan 
menyerap keringat, hingga
 nyaman digunakan selayaknya serat katun, sudah bisa dibuat diIndonesia. 
sekarang ini sedang dipromosikan untuk kain Ihram [tolong dikoreksi kalau salah 
tulis] supaya tidak kepanasan di Arab 
 sana kalau sedang umroh atau naik Haji. 
 sekarang tinggal petani dan peternak yang mesti diberdayakan. agar jambu air 
Bangkok seperti yang
 telah saya posting terdahulu, durian monthong dari Bangkok juga yang banyak 
terdapat dipasar modern
 kita saat ini. mungkin rekan Erwin dari Lembang bisa memulai berjuang, 
tentunya dengan dukungan 
 dari teman2 ahli2 pertanian.
 salam,
 DjS
 


=====================================================
Pojok Milis Komunitas FPK:

1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Kontak moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED]
5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke