Memang, sudah menjadi kearifan alam bahwa yang menang jangan menepuk
dada....
Pilkada pelopor paling demokratis dan damai pertama di Indonesia, ya
Pilkada NAD yang fakta akhir dimenangkan oleh calon independent Irwandi
Yusuf. Pada hal metode Quick Count yang dilakukan oleh salah satu
lembaga penghitung hasil pemilihan ternama dari Jakarta diawal-awalnya
menunjukkan persentase kemenangan Cagub/Cawagub dukungan Golkar...Konon
(?) kekeliruan dalam pernyataan hasil quick count itu ada pada ketidak
pahaman sang peneliti terhadap nilai-nilai kearifan local di NAD.
Dari pengalaman tsb, hendaknya pasangan HADE jangan over respon terhadap
hasil dari quick count, sebab Jabar juga punya kearifan local para
pemilih terutama di kawasan-kawasan non urban, seperti Sumedang,
Majalengka, Garut, Tasik, dan Ciamis.
Untuk pasangan HADE, mawas diri dan kritis dalam mencermati hasil
evaluasi merupakan kearifan tersendiri agar tidak larut dalam
kesombongan yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Tabik;
Ridwan Nyak Baik  
 
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of bungaran
Sent: Tuesday, April 15, 2008 7:19 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Hade menang ?
 
KPU Jabar belum memutuskan pemenangnya. Karena perhitungan suara 
masih terus berlangsung. Jadi tolong berita koran dikoreksi karena 
perhitungan cepat tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan siapa 
Calon Gubernur terpilih. Ini untuk menghindarkan kerusuhan massa 
karena ada pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan 
sepihak. Kesalahan sekecilpun bisa menimbulkan chaos. Massa 
PDIP,PKB,PPP,Golkar itu tidak sedikit ? 

Kirim email ke