maksudnya yg salah di Aceh bukan yg quick count tapi survey/jajak pendapat..
saya masih percaya bhw tingkat kesalahan quick count yg dilakukan dgn benar adalah kecil sekali. ini bagian dr pengolahan data statistik yg nggak termasuk big lie.. smile Haniwar At 08:16 AM 4/16/2008, you wrote: >Memang, sudah menjadi kearifan alam bahwa yang menang jangan menepuk >dada.... >Pilkada pelopor paling demokratis dan damai pertama di Indonesia, ya >Pilkada NAD yang fakta akhir dimenangkan oleh calon independent Irwandi >Yusuf. Pada hal metode Quick Count yang dilakukan oleh salah satu >lembaga penghitung hasil pemilihan ternama dari Jakarta diawal-awalnya >menunjukkan persentase kemenangan Cagub/Cawagub dukungan Golkar...Konon >(?) kekeliruan dalam pernyataan hasil quick count itu ada pada ketidak >pahaman sang peneliti terhadap nilai-nilai kearifan local di NAD. >Dari pengalaman tsb, hendaknya pasangan HADE jangan over respon terhadap >hasil dari quick count, sebab Jabar juga punya kearifan local para >pemilih terutama di kawasan-kawasan non urban, seperti Sumedang, >Majalengka, Garut, Tasik, dan Ciamis. >Untuk pasangan HADE, mawas diri dan kritis dalam mencermati hasil >evaluasi merupakan kearifan tersendiri agar tidak larut dalam >kesombongan yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. >Tabik; >Ridwan Nyak Baik
