Mohon maaf, bukan bersumber dari Kompas. *Selasa, 24 Juni 2008*
*MAFTUH DISUNTIK VIRUS HIV, KATANYA* HAMPIR semua institusi publik di negeri ini mengalami krisis legitimasi. Meski secara perorangan kompetensi teknisnya diakui, tetapi mereka miskin integritas. Akibatnya, orang pun selalu mempertanyakan output yang mereka dihasilkannya. Menurut saya, inilah yang bikin orang-orang bertanya soal penyebab kematian Maftuh Fauzi. Bahkan jika benar sekalipun Maftuh meninggal karena HIV, orang tetap saja tidak bakal percaya. Para dokter sudah terlanjur dicurigai. Bagi banyak orang, dokter sangat mudah diperalat dan parahnya sering menyediakan diri untuk diperalat. Karena itulah, orang lebih percaya gosip yang beredar dibandingkan dengan pernyataan resmi! Sebuah gosip meriwayatkan, Maftuh tewas akibat luka-luka penganiayaan pihak polisi yang tak dirawat dengan baik. Untuk menutupi penyebab kematian yang sesungguhnya, ada dokter/suster yang diperintahkan untuk menginjeksi Maftuh dengan virus HIV. (Kisahnya mirip di film-film Holywood, ya?). Gosip lain meriwayatkan hal yang sedikit berbeda. Penyebabnya memang luka-luka akibat penganiayaan polisi. Tapi dia tak diinjeksi virus HIV. Tim dokter hanya membuat visum yang menyatakan begitu. *Lengkapnya baca di sini*<http://www.berpolitik.com/viewnewspost.pl?nid=13519¶m=PSRE26M7Eg6vgukroo30> [Non-text portions of this message have been removed]
