LONDON, SELASA - Hampir 40.000 penumpang mengingat kedatangan Presiden
AS George W Bush ke Inggris 15 Juni lalu. Bagaimana tidak, penerbangan
mereka dari dan ke Bandara Internasional Heathrow dibatalkan atau
ditunda hanya untuk membuat Bush nyaman.

Pemilik Heathrow, BAA, Selasa (24/6), membenarkan bahwa setidaknya 32
penerbangan datang dan 36 tinggal landas, sebagian besar British
Airways, dibatalkan menjelang, saat dan sesudah kunjungan Bush. Namun
BAA tidak punya data tentang jumlah penerbangan yang dibatalkan.
Normalnya, ada sekitar 1.300 penerbangan datang dan pergi di bandara
itu tiap hari.

"BAA, maskapai dan rekanan bisnis lain di Heathrow mencoba segala hal
yang bisa dilakukan untuk meminimalkan gangguan di bandara selama
kunjungan kepresidenan George Bush," kata BAA dalam pernyataannya.
Meski begitu, gangguan tetap terjadi dan BAA minta maaf kepada para
penumpang.

CEO British Airways Willie Walsh, mengatakan gangguan itu sebenarnya
tidak perlu terjadi. Ia mengatakan mengapa Bush tidak mendarat di
lapangan udara militer, tetapi memilih di Heathrow.

"Keputusan mengizinkan Presiden Bush dan armadanya terbang ke
Heathrow, bukannya di pangkalan militer, seharusnya tidak dilakukan.
Saya marah atas pemberian izin itu," kata Walsh.

SAS
Sumber : AP

http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/24/17344612/bush.ganggu.40.000.penumpang.di.heathrow

Kirim email ke