Fadjroer pun silahkan maju. Lebih banyak pilihan lebih menarik menyaringnya. Jangan takut gonggongan dan gertakan kasar orang-orang yang berusaha melemahkan nyali calon lain karena mau melindungi para jagonya sendiri. SH
On 7/14/08, Hudan Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kalau fadjroel rachman sangat ok. pake sangat karena dia kawanku di memo > indonesia. jadi kenal secara pribadi dan dapat menilai secara pribadi pula. > orang ini pencinta kebebasan sejati - sesuatu yang sangat dibutuhkan di > Indonesia. memang kita kini sudah bebas. tapi bukan itu maksud saya. bebas > itu artinya; bisa mengubah dan merombak semua regulasi yang ada. misalnya > kurikulum pendidikan atau banyak regulasi yang membelenggu di birokrasi. > nah, pas fadjroel di sini. dia bisa menjadi motor untuk mengubah segala-gala > yang membelenggu itu. > > orang seperti pak manneke itu juga ok jalin menjalin bersama fadjroel. > karena dengan ilmu humaniora khususnya sastra barangkali ada jalan keluar > untuk pelunakan sebuah gerak dan gerik negara. > > kalau nama-nama yang lain saya kenal lewat tulisan, belum pernah bergaul > secara langsung. tapi ok pula karena pikiran juga kan kehadiran orang juga > dengan caranya sendiri. kehadiran orang melalui tulisan. > > jangan pula dilupakan bung anton djakarta itu. dia ini ok juga. karena saya > melihat ada ketegasan dan keberanian. > > demikian juga dengan budiman sudjatmiko. sudah membuktikan saat masa orde > baru. soal gabung atau meninggalkan dengan tanda petik semua itu, alah > namanya juga logika politik dan hukum politik. kita kan manusia semua bukan > malaikat. wajar dong orang bermanuver. > > saya melihat pula pak haniwar di milis ini juga ok. > > jangan lupa orang seperti gadis arivia itu penting juga untuk dilibatkan. > banyak nian orang, seolah-olah. tak apa. kita seolah deru perang menampi > padi: keluar pemimpinnya setelah padi diayak. lainnya kan bisa jadi menteri. > > > orang seperti rocky gerung pun saya melihat ok juga. bahkan taufiq rahzen > ok. bahkan di kalangan agak muda ke bawahnya: mariana amiruddin yang kini > memimpin jurnal perempuan juga ok. > > seolah muda nian. tidak. zaman pra kemerdekaan mereka umur 19 tahunan sudah > menjadi leader. kemarin kawan saya aktor ikranegara informal email-emailan > ama saya. presiden pemilu kelak tidak boleh di atas 50. tidak boleh ini > artinya inilah yang harus menjadi kesepakatan. > > di luar nama-nama itu saya masih punya nama-nama juga. tapi mereka bukan > figur publik jadi susah mengapungkannya. kalo mereka sudah bergerak kan kita > tinggal memperlihatkan prestasi mereka yang kita gadang-gadang, untuk > ditampi pula. > > soal nama-nama ini, aduh, soalnya adalah apakah orang-orang partai rela > mereka-mereka ini masuk ke sana! inilah soalnya. atau dibalik; bagaimana > memaksa orang-orang partai ini masuk ke sana. nah, itu siapa yang harus > menjadi operator politiknya. siapa yang punya kemampuan loby politik di > milis ini, itulah yang akan kita jadikan kurir (idih kurir hehe) > > atau diambil tindakan radikal: bagaimana kalau nama-nama itu membuat > barisan baru dan bertarung di medan calon independen - di mana mereka bahu > membahu satu sama lain dalam satu barisan kabinet yang sudah mereka > angankan. > > atau bagaimana lagi? saya kurang paham soal politik ini. > aih. idih. > > he he he > > majulah fadjroel, majulah. orang sastra mendukungmu. > > (Hudan Hidayat)
