"Kesepakatan Blok Cepu adalah sebuah prestasi tersendiri dalam sejarah perminyakan Indonesia"
Diatas adalah kutipan dari tulisan beliau mengenai hasil perundingan Blok Cepu. Ladang migas yang diyakini para ahli, bisa kita kelola sendiri melalui pertamina tanpa melibatkan pihak asing. Dari Cara beliau melihat hasil perundingan tsb (dimana beliau menjadi anggota juru runding) bisa disimpulkan keberpihakan dia ketika dihadapkan terhadap isu-isu nasionalisme, asset nasional, dan kepentingan bangsa. Apabila nanti beliau menjadi presiden, asset2 nasional apa lagi yang akan beliau persembahkan untuk juragannya? Dan apabila ada yang menyamakan beliau dengan Barrack Obama? Sama dalam aspek apa? Darma baktinya untuk kepentingan Amerika? Ya benar. tidak dalam hal nasionalisme untuk Negara masing-masing. Salam, Manung Please baca juga isi link dibawah ini: http://rovicky.blogspot.com/2006/03/surat-terbuka-buat-rizal- malarangeng.html --- In [email protected], uge basar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Seharusnya kita fair-fair aja, artinya kalau ada info sisi negatif > tentang satu tokoh seharusnya juga menyampaikan info sisi positifnya. agar tokoh tersebut menjadi jelas. > > Saya tidak kenal dengan Rizal Mallarangeng, sehingga tidak tahu sisi > positif beliau, merujuk pada brand as a person, Merk Rizal Mallarangeng > masih gelap, dalam komunikasinya ada sesuatu yang dilewati, tiba- tiba > kita disuguhi dengan spirit beliau soal NKRI, persis gaya iklan > Sutrisno Bachir dengan Hidup adalah Perbuatan. klaim menyatakan > diri sebagai orang "besar". tak heran, karena yang buat iklan > tsb. sama yaitu Rizal Mallarangeng juga. Gaya iklan macem ini memancing > reaksi "siapa sih elo!" > > Tokoh bukan Produk, kalau produk audience akan mudah mencari tahu > melalui penulisan atau langsung lihat di toko, tapi kalau tokoh akan > berbeda...nanti aja terusannya. capek..D... > > > > Salam,
