Kalau masalah mentang rezim ORBA dan dipenjara jadi inget A.M. Fatwa...gara-gara mengusulkan pembentukan tim pencarai fakta peristiwa Tanjung Priok.
Lantas bagimana kiprahnya ketika duduk manis...??? Apakah masih selantang ketika masih diluar sistem. Bagaimana Mas Fadjroel atau Mas Sudjatmiko bisa meyakinkan Kami untuk hal ini...??? Terima kasih salam, ghz ----- Original Message ----- From: "tjuk kasturi sukiadi" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Bls: [Forum Pembaca KOMPAS] M. Fadjroel Rachman - Jiwa Dari Kehendak Hidup Merdeka, Dari Sebuah Indonesia Muda yang Merdeka Bung Hudan , saya sangat sependapat dengan pertimbangan historis dan rasional anda dalam mendukung Bung Fadjroel Rachman. Ada satu pertanayaan yang perlu dilontarkan kepada Bacapres kita ini. Yakni seputar masalah Korban Lumpur Lapindo dan Penanganan Bencana Lingkungan dan Kemanusiaan yang diakibatkan oleh Semburan Lumpur Lapindo termasuk upaya penutupannya yang ternyata masih diyakini kemungkinannya oleh banyak anggota Drilling Engineer Club yang bergabung di dalam Gerakan Menutup Lumpur Lapindo dan pakar-pakar luar negeri yang berkaliber internasional. Terus terang saja Bung Fadroel belum pernah bersuara lantang dan sikap yang tegas dalam menyikapi hal ini. Mengapa pertanyaan ini banyak dilontarkan oleh banyak kawan karena mereka khawatir Bung Fadjroel yang tidak takut menghadapi Suharto dengan Orde Baru dan Dwi Fungsi ABRInya itu "jangan-jangan bisa ditaklukan oleh Kekuatan Uang". Contoh dari PILKADA Jawa Timur, kata sahibul hikayat orang yang empunya cerita semua Pasangan Cagub mendapat sumbangan dana kampanye dari Lapindo Bakrie dengan satu persyaratan: "TIDAK MENGANGKAT MASALAH LUMPUR LAPINDO SEBAGAI TEMA KAMPANYE DAN AGENDA/PROGRAM KERJA GUBERNUR JATIM!" Sehingga semua calon gubernur Jatim termasuk yang akan masuk keputaran kedua PilGub ini "terpaksa Memble! Nah untuk inilah kawan-kawan para aktivis pembela korban lumpur lapindo dan pejuang lingkungan ingin tahu dengan jelas apa sikap dan posisi Bung Fadjroel Rachman. Salam perjuangan Tjuk KS
