Kelihatannya idealisme ketika masih menjadi aktivis akan mudah diterapkan saat ada di dalam birokrasi pemerintahan. Kenyataannya sih belum tentu ya. Tanpa dukungan yang kuat dari partainya, ternyata SBY sendiri masih tergantung dari partai2 pendukungnya dalam menentukan sikap. Semua partai yang mendukung satu calon hingga berhasil duduk di RI 1 / RI 2, cepat atau lambat, langsung atau tidak langsung, akan meminta imbal balik dari jasa mendukungnya. Bagaimana merubah pattern yang sudah ada ini ? Padahal seperti kita sudah ketahui, birokrat, partai2 dan parlemen yang ada sekarang kebanyakan isinya orang2 lama yang kuat terindikasi KKN. Sedikit2 lobi antar fraksi yang kuat aroma dagang sapinya. Bagaimana pendapat mas fadjroel dan mas budiman atau kandidat2 muda lainnya ?
Eric Soesilo [EMAIL PROTECTED] Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
